Oleh : Juni Armanto*
INDOPOSCO.ID – Sesosok pria bersama dua kawannya terlihat tanpa mengenakan baju dan berjemur di bawah sinar matahari. Tampak mereka berada di atap gedung, yang tak lain Wisma Atlet, Jakarta. Gedung tersebut memang sejak 23 Maret 2020 diperuntukkan sebagai ruang perawatan pasien Covid-19.
Ya sosok pria tersebut berprofesi sebagai fotografer di sebuah media massa. Saya kenal dengannya karena pernah dalam satu perusahaan media yang sama. Dia terpapar Covid-19 dan harus menjalani karantina di Wisma Atlet.
Dalam cuitannya di status media sosial belum lama ini, dia menulis;
”14 Hari melawan Covid-19, sapa nyana genap satu tahun virus ini berkeliaran di Indonesia, saya harus kebagian merasakan “sakit”nya virus ini. Dengan segala kekuatan, doa keluarga, teman2, dan handai taulan saya tetap semangat menjalani proses pengobatan dan masa karantina di RSDC Wisma Atlet , Kemayoran. Jaga imun selalu dengan bahagia dan berpikiran positif, dan semangat sembuh semoga segera lulus dari academy Covid ini, amin. Terima kasih buat semua teman2 yang telah membantu dan mendoakan untuk kesembuhan saya, Tuhan akan balas semua kebaikan dengan kebaikan yang berlipat pula. Tetap jaga pola hidup sehat dan selalu gunakan masker, karena virus ini nyata.”
Syok mengetahui kawan-kawan mendadak menghentikan aktivitas jurnalistiknya. Mereka terpaksa harus istirahat, bahkan isolasi baik mandiri maupun dalam penanganan medis. Yang berdukanya, ada beberapa wartawan atau jurnalis terenggut nyawanya setelah berjuang melawan ganasnya Si Covid-19.
Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/2/2021), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada insan pers yang telah membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.
Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani menilai pers dapat menjadi sumber inspirasi untuk bangkit dari Pandemi Covid-19 dengan cara menyiarkan berita yang akurat dan menggugah persatuan terkait upaya menangani Covid-19.
Di lain pihak, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi kinerja dan profesionalisme insan pers yang terus bekerja memperbarui informasi ke masyarakat, dan rela mengorbankan waktu bersama keluarga di masa sulit Pandemi Covid-19.
Di tengah menjalankan tugas jurnalistiknya, kawan-kawan pers juga ada yang terpapar Corona versi baru. Aktivitas yang tinggi di luar ruangan dan bertemu dengan banyak orang, kawan-kawan pers menjadi riskan terpapar Covid-19.
Di sela Konvensi Media Massa pada HPN 2021 di Ancol, Jakarta, Senin (8/2/2021), kabar gembira datang dari Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo. Pihaknya mendapat konfirmasi dari Menteri Kesehatan (Menkes) bahwa pemerintah berkomitmen memberikan prioritas vaksinasi Covid-19 secara massal untuk para wartawan. Jumlahnya sekitar 17.000 jurnalis se-Indonesia. Pelaksanaanya rencana dilakukan pada pekan ketiga Februari 2021.
Dukungan vaksinasi terhadap insan pers juga datang dari sejumlah kepala daerah seperti Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi, dan sebagainya. Mereka meminta insan pers menjadi kelompok yang didahulukan menerima vaksin Covid-19.
Momentum HPN 2021 ini menjadikan pers mempunyai tekad yang sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam menangani dan memutus rantai penyebaran Covid-19.
Intinya jangan lengah, tetap jaga kesehatan. Ingat pesan ibu! Patuhi protokol kesehatan dengan 3M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. Selamat Hari Pers!!! (**)
*Pemimpin Redaksi indoposco.id





















