• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

OMG! Nasionalisme Kita Terkoyak oleh Medsos

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 6 Februari 2021 - 16:41
in Gaya Hidup
medsos-sosmed1

Ilustrasi media sosial. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Publik belakangan disuguhkan saling serang para tokoh di media sosial (medsos). Salah satunya isu kudeta di internal Partai Demokrat. Beberapa tokoh nasional saling serang dengan muatan politik. Dan hal itu sudah melewati area paling sensitif dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

”Saat ini medsos mempertontonkan perilaku nirakhlak ke publik. Yang disayangkan lagi komentar yang menyerang SARA (Suku Agama Ras dan Antar-golongan). Padahal kita Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Ketua Umum DPP LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Chriswanto Santoso dalam keterangan, Sabtu (6/2/2021).

BacaJuga:

HYBE Kecam Lirik BTS dalam Pernyataan Mengejutkan, Memicu Kemarahan

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Akhir-akhir ini medsos, lanjutnya, tak mencerminkan karakter bangsa Indonesia. Yang menghargai perbedaan, toleran, tenggang rasa (tepo seliro) dan gotong-royong. Seharusnya, semua pihak terutama para politisi dan para buzzer yang berafiliasi dengan kepentingan tertentu menyadari kebangsaan Indonesia tak bersifat natural atau alamiah.

”Nasionalisme kita bukan seperti nasionalisme Jerman ataupun bangsa-bangsa Skandinavia yang disatukan oleh kesamaan bahasa dan suku. Indonesia menyatu karena perasaan senasib sebagai bangsa yang dijajah, ditindas, dan dihina,” katanya.

Ia mengatakan, dalam 10 tahun terakhir, kepribadian bangsa Indonesia mendapat ancaman dari media sosial. Penggunaan media sosial yang tak bijak, menurutnya, semakin menghilangkan karakter bangsa yang berjiwa gotong royong.

”Dalam kasus buzzer misalnya, mereka memainkan berbagai isu agar daya nalar kritis masyarakat menjadi tumpul,” ucapnya.

Tidak mengherankan, lanjut Chriswanto, ujaran kebencian yang menyerang SARA menjadi pemandangan yang rutin dalam media sosial. Sementara, mereka yang kritis-konstruktif, aspiratif, dan mengedukasi mulai terpinggir.

”Semuanya mengatasnamakan kemerdekaan berpendapat dan bersuara. Tapi mereka melalaikan hak asasi publik untuk mendapatkan sesuatu yang positif dalam media sosial,” ungkapnya. (nas)

Tags: demokratmedsossara

Berita Terkait.

Dipanggil Timnas, Hodak Dorong Duo Persib Tampil Percaya Diri di FIFA Series
Gaya Hidup

HYBE Kecam Lirik BTS dalam Pernyataan Mengejutkan, Memicu Kemarahan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:13
Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy
Gaya Hidup

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:39
Pesta-Topeng
Gaya Hidup

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:01
Pengemudi
Gaya Hidup

Serba-serbi Hari Raya Bertahan di Jakarta, Berjuang Asal Keluarga Bahagia

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:34
Produksi
Gaya Hidup

Leapmotor Hadirkan Teknologi Baterai Cell-to-Chassis untuk Efisiensi Kendaraan Listrik

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:22
Momen Idulfitri Desta dan Natasha Rizky: Harmonis Bersama Anak
Gaya Hidup

Momen Idulfitri Desta dan Natasha Rizky: Harmonis Bersama Anak

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:04

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1199 shares
    Share 480 Tweet 300
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.