• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Melatih Anak Ambil Keputusan melalui Berbelanja

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 27 Oktober 2022 - 01:31
in Gaya Hidup
ilustrasi belanja

Ilustrasi berbelanja (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog mengatakan berbelanja bisa menjadi salah satu cara untuk menstimulasi atau melatih kognitif anak, salah satunya dalam mengambil keputusan.

“Anak-anak diminta berbelanja sesuai dengan aturan yang diberikan. Perbedaannya makin dewasa, jenis aturannya berbeda dan mungkin jumlah belanjanya kita bedakan,” kata pendiri dan direktur Personal Growth Counseling & Development Center itu dalam sebuah webinar kesehatan, Rabu (26/10).

BacaJuga:

Song Hye Kyo Kembali Bikin Publik Terpukau dengan Pesona Elegannya

Polisi Ungkap Dugaan Rekayasa Chat dan Audio AI dalam Kasus Kim Soo Hyun

Taeyang Ungkap Kisah di Balik Penampilan Legendaris Daesung BIGBANG di Coachella

Ratih mengatakan, melalui cara ini, orang tua bisa mengukur perkembangan kognitif anak dan melihat apa yang bisa dibantu meningkatkan stimulasi kognitif pada anak.

Di sisi lain, ada berbagai cara untuk membantu melatih sekaligus menstimulasi perkembangan anak berdasarkan delapan parameter perkembangan kognitif misalnya bermain puzzle untuk anak berumur satu hingga dua tahun.

Menurut Ratih, lewat bermain puzzle anak juga dilatih perhatian, fokus, psikomotor, logika dan penalarannya. Orang tua bisa meminta anak menyusun puzzle-nya dengan menggunakan gambar yang familiar.

Baca Juga: Hati-hati Konsumsi Omega 3 dan Kalsium Berlebih

“Semakin tinggi usia anak maka gambarnya semakin rumit dan kepingan jumlah puzzle-nya bertambah. Ini adalah bagaimana kita memberikan pelatihan dan stimulasi kognitif anak,” ucap Ratih seperti dikutip Antara, Rabu (26/10/2022).

Selain itu, orang tua juga dapat mengajak anak menyusun balok atau lego. Kegiatan ini walau tampak sederhana tetapi ini salah satu bentuk latihan untuk mengoptimalkan kognitif anak.

Ratih menyebutkan, ada delapan parameter dalam perkembangan kognitif, yakni meliputi perhatian, fokus, daya ingat, kemampuan berbahasa, psikomotor, logika, penalaran dan pengambilan keputusan.

Pada psikomotor misalnya, yakni melalui gerak anak, orang tua bisa melihat bagaimana perkembangan kognitif mereka. Ini melibatkan gerakan otot besar seperti berjalan, berjinjit, berlari. Sementara gerakan motorik halus melibatkan jari-jari tangan bagaimana dia memegang alat tulis, mengambil makanan dan memasukkan ke dalam mulut.

“Anak-anak juga bisa kita lihat bagaimana cara dia berlogika, berpikir, melakukan penilaian yang tepat. Sejak usia dini itu bisa kita lihat observasi dan latihkan pada anak-anak. Kita bisa ajak anak mulai mengambil keputusan atas dasar kemampuan dia sendiri misalnya mau makan nasi atau bubur,” ujar Ratih. (mg1)

Tags: anakbelanja

Berita Terkait.

Song Hye Kyo Kembali Bikin Publik Terpukau dengan Pesona Elegannya
Gaya Hidup

Song Hye Kyo Kembali Bikin Publik Terpukau dengan Pesona Elegannya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37
Polisi Ungkap Dugaan Rekayasa Chat dan Audio AI dalam Kasus Kim Soo Hyun
Gaya Hidup

Polisi Ungkap Dugaan Rekayasa Chat dan Audio AI dalam Kasus Kim Soo Hyun

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:27
Taeyang Ungkap Kisah di Balik Penampilan Legendaris Daesung BIGBANG di Coachella
Gaya Hidup

Taeyang Ungkap Kisah di Balik Penampilan Legendaris Daesung BIGBANG di Coachella

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:20
BFF
Gaya Hidup

Kolaborasi Beauty dan Fashion Indonesia Kembali Terasa di The BFF Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:49
Taeyang Ungkap Kisah di Balik Penampilan Legendaris Daesung BIGBANG di Coachella
Gaya Hidup

Dugaan Perilaku Grup HYBE yang Meresahkan Picu Kemarahan Besar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:18
drakor
Gaya Hidup

Park Eun Bin Kembali dengan Aura Mistis, “Spooky in Love” Siap Tebar Teror Romantis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:36

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2828 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1070 shares
    Share 428 Tweet 268
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.