Olahraga

Soal Penyerangan Seksual Terhadap Petenis Peng Shuai, Ini Reaksi WTA

INDOPOSCO.ID – Kepala Asosiasi Tenis Putri pada Rabu menyampaikan keraguannya mengenai surat elektronik yang diterima WTA, yang juga dikeluarkan oleh media pemerintah China, yang berisi sanggahan pemain tenis Peng Shuai tentang tuduhannya atas penyerangan seksual.

Peng, salah satu bintang olahraga terbesar China, mengatakan melalui media sosial bulan ini bahwa mantan Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli memaksanya melakukan hubungan seksual dan bahwa mereka kemudian memiliki hubungan konsensual yang putus-sambung.

Postingannya dihapus sekitar separuh jam kemudian dan sejak itu ia tidak terlihat di depan umum atau berikan pernyataan, yang membuat khawatir komunitas tenis global.

Melalui Twitter pada Rabu, media pemerintah China CGTN mengeluarkan apa yang dituturkan sebagai email yang dikirim Peng kepada Ketua WTA Steve Simon, yang juga CEO WTA, bahwa ia mengatakan tuduhan penyerangan itu tidak benar. Twitter diblokir di China.

“Pernyataan yang dirilis hari ini oleh media pemerintah China tentang Peng Shuai hanya menambah kekhawatiran tentang keselamatan dan keberadaannya,” kata Simon dalam pernyataan tertulis yang dikutip Reuters, Kamis (18/11/2021).

“Saya sulit percaya bahwa Peng Shuai benar-benar menulis email yang kami terima atau percaya apa yang dikaitkan kepadanya,” kata Simon.

Beijing belum memberi komentar atas tuduhan awal Peng dan diskusi mengenai topik itu telah diblokir di internet China yang sangat disensor.

Pernyataan itu muncul saat China bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada Februari di tengah seruan dari kelompok-kelompok hak asasi global dan lainnya untuk memboikot karena catatan hak asasi manusianya.

“Jawaban saya sangat sederhana. Ini bukan masalah hubungan luar negeri, dan saya tidak mengetahui situasi yang Anda sebutkan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijianketika ditanya mengenai keberadaan Peng dan apakah China khawatir kasusnya akan berpengaruh terhadap citranya di Olimpiade.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button