• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Penyalaan Obor Olimpiade Beijing Diwarnai Protes Aktivis HAM

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:35
in Olahraga
obor olimpiade beijing

Pembawa obor kedua mantan atlet speed skater China Li Jiajun berlari dengan api Olimpiade saat upacara penyalaan api Olimpiade untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di Ancient Olympia, Olympia, Yunani, Senin (18/10/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Costas Baltas/pras/cfo (REUTERS/COSTAS BALTAS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aktivis hak asasi manusia membentangkan spanduk bertuliskan “No Genocide Games,” mengibarkan bendera Tibet dan menyerukan pemboikotan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 selama upacara penyalaan obor, Senin (18/10), seperti dikutip Antara.

Dua perempuan dan seorang laki-laki menyelinap melewati barisan polisi yang ketat dan memasuki situs arkeologi kuil dan stadion Yunani Kuno, Olympia, di mana api Olimpiade dinyalakan, yang telah ditutup selama berhari-hari.

BacaJuga:

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Mereka, seperti dilaporkan Reuters, mengangkat bendera Tibet beberapa detik setelah obor dinyalakan.

Tiga pengunjuk rasa tersebut berteriak untuk memboikot penyelenggaraan Olimpiade di Beijing, ketika pejabat yang diundang, termasuk Presiden Yunani Katerina Sakellaropoulou dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, melihat.

Upacara itu sendiri tidak terganggu, seperti yang terjadi pada Olimpiade Musim Panas Beijing 2008, dan para aktivis, yang tidak mencapai stadion atau kuil, dengan cepat dibawa pergi oleh polisi.

Komite Olimpiade Yunani (HOC), yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan acara itu, mengatakan kecewa bahwa upacara tersebut telah digunakan untuk tujuan politik.

“Penyalaan api Olimpiade mewakili 3000 tahun sejarah Yunani dan komitmen untuk perdamaian dan dialog,” kata HOC.

“Sementara HOC menghormati hak individu atas kebebasan berekspresi, sangat mengecewakan bahwa acara budaya tradisional ini telah digunakan oleh beberapa individu untuk tujuan lain.”

Ibu kota China itu akan menjadi kota pertama yang menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas dan Musim Dingin, yang akan digelar pada 4-20 Februari, tetapi protes dan seruan untuk boikot atas catatan hak asasi manusia negara itu telah merusak jalannya acara.

Gelombang protes

Sementara itu, empat aktivis lainnya ditahan oleh polisi di luar stadion satu jam sebelum upacara penyalaan api dan dibawa ke kantor polisi setempat. Mereka belum didakwa. Dua lagi ditangkap di Athena pada Minggu setelah melakukan protes di monumen Acropolis.

Aktivis merencanakan lebih banyak protes dan konferensi pers pada Selasa ketika nyala api akan secara resmi diserahkan kepada penyelenggara Olimpiade Beijing di Athena.

“Olimpiade tidak dapat mengatasi semua tantangan di dunia kita,” kata Bach dalam pidatonya di dalam stadion sebelum terjadi protes.

“Tapi Olimpiade memberi contoh bagi dunia di mana semua orang menghormati aturan yang sama dan satu sama lain. Olimpiade menginspirasi kita untuk memecahkan masalah dalam persahabatan dan solidaritas.”

Kelompok pembela hak asasi manusia dan anggota parlemen AS telah meminta Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk menunda Olimpiade dan memindahkan acara tersebut, kecuali China mengakhiri apa yang dianggap Amerika Serikat sebagai genosida yang sedang berlangsung terhadap Uyghur dan kelompok minoritas muslim lainnya.

Pihak berwenang China dituduh memfasilitasi kerja paksa dengan menahan sekitar satu juta warga Uyghur dan minoritas muslim lainnya di kamp- kamp sejak 2016.

China membantah melakukan kesalahan, dengan mengatakan telah mendirikan pusat pelatihan kejuruan untuk memerangi ekstremisme.

Ini adalah kedua kalinya, setelah Olimpiade Beijing 2008, upacara penyalaan obor diganggu oleh protes para aktivis hak asasi manusia, yang menyerbu acara dan berulang kali mengganggu estafet obor.

“Di bawah kepemimpinan kuat pemerintah China… Kami dapat dan akan memberikan Olimpiade yang efisien, aman dan indah kepada dunia,” kata wakil presiden Olimpiade Beijing Yu Zaiqing.(mg3)

Tags: Aktivis HAMbeijingObor Olimpiade BeijingOlimpiade Beijing

Berita Terkait.

Timnas-Prancis
Olahraga

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13
Mbappe
Olahraga

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26
Yamal
Olahraga

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06
wasit
Olahraga

Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:37
messi
Olahraga

Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:14
baker
Olahraga

Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    5594 shares
    Share 2238 Tweet 1399
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    1872 shares
    Share 749 Tweet 468
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1525 shares
    Share 610 Tweet 381
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1171 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
Timnas-Prancis
Olahraga

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Editor Laurens Dami
Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menyatakan bahwa timnya tidak akan membiarkan Timnas Spanyol mendominasi penguasaan bola dalam laga...

SelengkapnyaDetails
Mbappe

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26
Yamal

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06
unai

Unai Simon Tolak Drama Adu Penalti, Pilih Spanyol Menang Telak atas Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:22
Julian-Alvarez

Jelang Laga Semifinal Kontra Inggris, Argentina Fokus Pemulihan Fisik

Senin, 13 Juli 2026 - 11:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.