• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Perenang Rusia Tuding Olimpiade Tokyo 2020 Tak Adil

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 27 Juli 2021 - 13:41
in Olahraga
indoposco

Perenang Rusia Yulia Efimova (ANTARA/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perenang Rusia Yulia Efimova menuding Olimpiade Tokyo berlaku tidak adil karena ada sejumlah atlet yang dilarang berlomba dan juga penyelenggara sangat membatasi gerak peserta Olimpiade saat ini sampai mereka kesulitan belanja oleh-oleh.

Selain itu, dia juga mengkritik penyelenggara yang membuat jadwal final renang pagi hari cuma buat penuhi permohonan jam tayang utama televisi AS.

BacaJuga:

Jamin Masa Depan Atlet, Pemerintah Perkuat Basis Olahraga di Perguruan Tinggi

Bhayangkara FC vs PSIM: The Guardian Enggan Terjebak Situasi Laskar Mataram

Jadwal Super League Pekan 28: Persib, Borneo dan Persija Main Tandang

Perenang yang tampil dalam Olimpiade keempatnya ini merupakan sosok yang kontroversial pada Olimpiade Rio 2016 ini telah menuduh lawannya dari Amerika Serikat Lilly King curang menggunakan obat-obatan. King adalah peraih medali emas 100m gaya dada putri di Rio.

Perenang Rusia yang didiskualifikasi selama 16 bulan mulai Oktober 2013 sampai Februari 2015 setelah positif menggunakan anabolic steroid itu, memenangkan medali perak. Efimova dan King akan bertemu kembali di Tokyo Selasa (27/7/2021) ini dalam final nomor yang sama.

“Saya marah karena mustahil bisa pergi ke mana-mana dan banyak atlet yang dilarang mengikuti kompetisi ini. Ini Olimpiade yang tidak adil, ketika tidak semua orang bisa berlomba,” kata dia seperti dikutip Antara, Selasa (27/7/2021).

Perenang berusia 29 tahun itu tidak menjelaskan alasannya namun sejumlah atlet memang dibatalkan berlomba karena positif terpapar Covid-19.

Atlet-atlet Rusia yang berlomba dalam Olimpiade Tokyo juga diharuskan menggunakan Komite Olimpiade Rusia (ROC) karena bendera dan lagu kebangsaannya tak boleh dimainkan menyusul pelanggaran doping yang mereka lakukan.

“Sayangnya di dunia kita, uang menentukan segalanya dan mereka tidak memberikan perhatian kepada kepentingan atlet,” tutur ia menunjuk jadwal lomba pagi hari, yang berbeda jauh dengan Olimpiade Rio yang digelar malam hari.

“Kami akan menyaksikan hasil yang lebih baik jika kami berlomba dalam final pada malam hari. Rekor dunia akan pecah. Tetapi juga menarik karena hal yang tidak bisa diprediksi meningkat (pada pagi hari),” sambung dia.

Efimova juga mempermasalahkan desa atlet yang disebutnya kecil dan mengkritik pembatasan bergerak yang diberlakukan panitia. “Yang paling mengganggu saya adalah toko oleh-oleh yang tidak bisa Anda datangi. Dan jika Anda ke sana, sudah tak ada apa-apa. Saya suka membawa oleh-oleh saat pulang,” pungkas Efimova. (mg1/wib)

Tags: Cabor RenangOlimpiade Tokyorenang

Berita Terkait.

Eto
Olahraga

Jamin Masa Depan Atlet, Pemerintah Perkuat Basis Olahraga di Perguruan Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 - 05:42
Bhayangkara FC vs PSIM: The Guardian Enggan Terjebak Situasi Laskar Mataram
Olahraga

Bhayangkara FC vs PSIM: The Guardian Enggan Terjebak Situasi Laskar Mataram

Jumat, 17 April 2026 - 08:10
bri
Olahraga

Jadwal Super League Pekan 28: Persib, Borneo dan Persija Main Tandang

Kamis, 16 April 2026 - 20:26
Luis-Diaz
Olahraga

Semifinalis Liga Champions Lengkap: Bayern Tantang PSG, Arsenal Jumpa Atletico

Kamis, 16 April 2026 - 08:47
et
Olahraga

Momentum HUT PSSI, Erick Thohir: Kritik Diperlukan, tapi Bukan untuk Bully Pemain

Rabu, 15 April 2026 - 19:09
thomas
Olahraga

Tim Thomas-Uber Indonesia Dilepas ke Denmark, PBSI Ungkap Pesan dan Harapan

Rabu, 15 April 2026 - 18:38

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.