Olahraga

Ini Perimbangan Kekuatan Belanda Vs Austria

Austria; Daniel Bachmann; Aleksandar Dragovic, David Alaba, Martin Hinteregger; Andreas Ulmer, Marcel Sabitzer, Xaver Schlager, Konrad Laimer, Stefan Lainer; Sasa Kalajdzic, Cristoph Baumgartner

Skenario pertandingan

Pelatih Belanda Frank de Boer sudah memastikan akan memasukkan kembali Matthijs de Ligt dalam susunan sebelas pemain pertamanya setelah bek tengah Juventus itu mengalami cedera sekitar dua pekan lalu.

Berita Terkait

Itu artinya salah satu dari tiga bek tengah yang mengisi formasi 3-5-2 yang bisa bertransisi menjadi 3-4-1-2, akan dilucuti dari skuad melawan Austria. Dan kemungkinan besar bek itu adalah Jurrien Timber.

De Ligt akan dipasang dalam formasi tiga bek tengah bersama Daley Blind dan Stefan de Vrij, untuk memproteksi penjaga gawang Marteen Stekelenburg. Masuknya de Ligt bisa memperkuat pilar pertahanan Belanda yang dua kali dijebol Ukraina pada pertandingan pertama.

De Ligt juga bisa memberikan motivasi kepada dua bek sayap, bek kiri Owen Wijndal dan bek kanan Denzel Dumfries, untuk kian aktif membantu serangan dan sekaligus mencegat penetrasi Austria dari sayap, termasuk jika bek tengah David Alaba bertransformasi menjadi libero seperti ketika Austria menang melawan Makedonia Utara.

Sedangkan Marten de Roon dan Frenkie de Jong tetap menjadi poros ganda yang berfungsi melapis pertahanan dan sekaligus bertarung di tengah. Lain hal, gelandang Liverpool yang bakal memperkuat Paris St Germain, Georginio Wijnaldum, menjadi penghubung kepada duet striker Wout Weghorst dan Memphis Depay sebagai ujung tombak kembar untuk inti serangan Belanda.

Menghadapi lawan yang lebih superior dan jauh lebih agresif dibandingkan dengan Makedonia Utara, Austria mungkin mengadopsi taktik menguasai lapangan tengah yang bertujuan ganda menahan serbuan lawan dan menjadi poros melancarkan ofensif ke jantung pertahanan lawan, dalam formasi yang juga 3-5-2.

Daniel Bachmann tetap menjaga gawang Austria, sedangkan David Alaba memimpin trio bek pelindung Bachman bersama Aleksandar Dragovic dan Martin Hinteregger. Alaba kemungkinan bisa beralih setiap waktu menjadi sweeper tatkala Austria membutuhkan gol baik untuk memenangkan laga atau menghindarkan kekalahan.

Mereka akan dikawal dari kedua sayap oleh bek kiri Andreas Ulmer dan bek kanan Stefan Lainer. Dua bek sayap ini juga sering menusuk dari sayap, bahkan Lainer menciptakan gol pembuka Austria saat melawan Makedonia Utara.

Sedangkan di sentral lapangan, trio gelandang Marcel Sabitzer, Xaver Schlager, dan Konrad Laimer berusaha mendikte ritme dari tengah, dengan Laimer akan berperan lebih aktif membantu Sasa Kalajdzic dan Cristoph Baumgartner di ujung serangan Austria.

Statistik penting kedua tim

Kedua tim sama-sama memenangkan pertandingan pertamanya dalam Grup C Euro 2020. Belanda menang 3-2 atas Ukraina, sedangkan Austria mengalahkan Makedonia Utara 3-1

Belanda tak pernah kalah dalam lima pertandingan terakhirnya, menang empat kali dan seri satu kali saat ditahan 2-2 oleh Skotlandia. Sedangkan Austria dua kali kalah pada lima pertandingan terakhirnya, dan menang dua kali.

Dalam dua pertemuan terakhir kedua tim, Belanda memenangkan kedua pertemuan ini. Belanda memasukkan 6 gol, sedangkan Austria satu gol.

Belanda dan Austria sudah 12 kali bertemu dalam berbagai kompetisi. Belanda masih superior atas Austria setelah menang 7 kali, sedangkan Austria menang 3 kali. Belanda memenangkan semua dari enam pertemuan terakhir dengan Austria sejak 27 Mei 1992. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button