• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Populasi Bekantan di Kalsel Meningkat

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 9 Juli 2022 - 18:15
in Nusantara
bekantan

Pengunjung bersiap menelusuri Teluk Balikpapan di Mangrove Center Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (1/6/2022). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melaporkan peningkatan populasi bekantan (Nasalis larvatus) di Provinsi Kalimantan Selatan yang merupakan satwa endemik Pulau Kalimantan itu, dari sekitar 3.000 ekor pada 2019 menjadi 4.000 ekor tahun ini.

“Ini tentunya menjadi kabar gembira di tengah upaya kita semua yang peduli dengan konservasi bekantan,” kata Kepala BKSDA Kalsel Mahrus Aryadi di Banjarbaru, Jumat (8/7).

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Uni Internasional untuk Konservasi Alam atau The International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkan daftar merah bekantan sejak tahun 2000 dengan status konservasi endangered (terancam punah). Selain itu, bekantan terdaftar pada CITES sebagai apendix I (tidak boleh diperdagangkan secara internasional).

Ia menyebut bekantan masuk 25 satwa prioritas Indonesia wajib dilindungi sehingga menjaga populasinya menjadi tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Salah satu fokus perhatian BKSDA memastikan habitat dan pakannya tetap tersedia agar bekantan bisa selalu hidup di tempat yang memang seharusnya berada.

“Upayanya dengan memperbanyak pakannya yaitu mangrove rambai, kemudian memperluas lokasi koridor perjalanannya, yaitu tersebar di hutan bakau, rawa, dan hutan pantai,” kata Mahrus, seperti dikutip Antara, Sabtu (9/7/2022).

Balai Konservasi Sumber Daya Alam juga terus mengembangkan Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut di Kabupaten Barito Kuala yang merupakan hunian bagi bekantan, si maskot fauna Kalimantan Selatan, termasuk jenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna cokelat kemerahan.

“Dengan dibantu para pihak yang peduli pelestarian bekantan, TWA Pulau Bakut terus berbenah agar wisatawan semakin nyaman berkunjung untuk melihat bekantan,” ucapnya. (mg2)

Tags: bekantanbksdaKalimantan SelatankalselProvinsi Kalimantan SelatanSatwa Dilindungi

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.