Nusantara

Protes ke Pabrik Semen Merah Putih, Petani Bakar Tanaman Padi

INDOPOSCO.ID– Sejumlah petani di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten yang memiliki lahan sawah di blok Tangkele, Desa Pamubulan, mencabut tanaman padi yang baru saja ditaman di sawahnya. Usai mencabut tanaman padi, para petani lalu membakar tanaman padi tersebut.

Menurut sejumlah petani, sejak berdirinya pabrik semen Merah Putih di wilayah mereka, sejumlah petak sawah milik petani terlihat mengering dan tanahnya retak-retak. Hal itu terjadi, akibat tidak adanya pasokan air untuk mengairi sawah mereka karena hilangnya pasokan air ke areal persawahan akibat adanya penambangan yang dilakukan oleh pabrik semen raksasa tersebut.

Aksi bakar tanaman padi ini dilakukan petani, sebagai bentuk protes dan kekecewaan mereka kepada perusahaan PT Cemindo Gemilang yang diduga menjadi penyebab hilangnya pasokan air akibat mata air yang telah rusak.

Baca Juga :

“Sebelum ada tambang milik perusahaan, dalam setahun kami bisa dua kali panen. Sekarang, setelah gunung yang ada di atas dijadikan tambang oleh pabrik semen, pasokan air sudah tidak ada,” ujar Sardan, salah satu petani kepada indoposco, Selasa (25/1/2022).

Sardan menjelaskan, sebelum ada tambang batu milik perusahaan, selokan yang ada di sekitar sawah selalu teraliri air. Namun kini, selokan itu sudah tidak ada air sama sekali karena hutan yang ada di gunung sudah rusak. “Dulu mah meski musim kemarau di selokan masih ada air Pak. Sekarang, meski musim hujan, tidak ada air sama sekali di selokan. Kami harus gimana?,” keluhnya.

Keluhan Sardan pun dialami oleh petani lainnya yang memiliki sawah di wilayah tersebut. Endi, petani lainnya, akhirnya mencabut paksa tanaman padi yang belum lama ditanam kemudian membakarnya.

“Percuma Pak dilanjutkan ditanam juga, karena inimah pastinya gagal panen. Ini udah yang kesekian kalinya terjadi. Kami bingung mau protes kemana, ke perusahaan juga kayaknya percuma,” ujar Endi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button