Nusantara

Apindo Kecewa dengan Penetapan UMK Jatim

INDOPOSCO.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur kecewa dengan keputusan Gubernur Jatim terkait ketetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022, sebab tidak sesuai dengan PP 36 Tentang Pengupahan.

“Kami tidak tahu formulasi apa yang dipakai gubernur, sehingga kenaikan tidak sesuai aturan PP 36 tahun 2021. Ini yang kami anggap tidak memiliki kepastian hukum,” tutur Wakil Koordinator Bidang Pengupahan Apindo Jatim, Johnson Simanjuntak seperti dikutip Antara, Rabu (1/12/2021).

Ia mengatakan, kekecewaan itu khususnya penentuan UMK di 5 daerah, masing-masing Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto.

Baca Juga : Ini Besaran UMK 2022 di Provinsi Banten

Johnson mengatakan, keputusan itu bisa berdampak pada sektor investasi dan usaha lainnya, karena proses penentuan tidak sesuai dengan regulasi yang ada. Apindo Jatim, tutur dia, akan memikirkan untuk menempuh jalur hukum atas SK nomor 188/803/KPTS/013/2021 yang dikeluarkan Gubernur Jatim tentang UMK 2022.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button