Nusantara

Ritual Bersih Nagari HUT Tulungagung Digelar Tanpa Arak-arakan

INDOPOSCO.IDRitual bersih nagari memperingati HUT Ke-816 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis, digelar dengan pembatasan sosial untuk mencegah kerumunan masyarakat, termasuk tanpa arak-arakan.

Sebelum pandemi, ritual itu biasanya membuat berjubel penonton dan berlangsung perebutan “bucengan” di sesi “purak tumpeng agung”.

“Buceng lanang” dan “buceng wadon” yang berisi aneka hasil bumi serta makanan dan lauk-pauk dikemas menyerupai tumpeng besar tetap ada dalam kegiatan itu, sebagai syarat ritual bersih nagari.

Namun, sepasang tumpeng besar yang diusung menggunakan dua pikap dan diiringi beberapa rombongan tokoh masyarakat serta perangkat berpakaian adat itu hanya dibawa secara simbolis dari depan kompleks pendopo kabupaten setempat menuju ke pendopo yang berjarak hanya 100-an meter.

“Perubahan atau pembatasan seremoni kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kerumunan yang bisa memicu penularan Covid-19,” kata Juru Bicara Pemkab Tulungagung Mugiyanto seperti dikutip Antara, Kamis (18/11/2021).

Tak hanya memotong susunan kegiatan dengan meniadakan pawai sepanjang 3 km dari depan kantor Pemkab Tulungagung menuju pendopo, seluruh peserta dan tamu undangan diharuskan menggunakan masker.

Warga yang ingin melihat susunan ritual bersih nagari juga tidak diperkenankan masuk lingkungan pendopo.

Hanya tamu undangan serta awak media yang diperkenankan masuk lokasi. Itu juga dengan pembatasan gerak peliputan demi meminimalkan resiko kerumunan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button