Nusantara

Soal OTT BPN Lebak, Kakanwil Banten Hormati Proses Hukum

INDOPOSCO.ID– Kabar adanya sejumlah pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak di bidang Survey dan Pengukuran yang dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polda Banten ditanggai oleh Kepala Kantor Wiltah (Kanwil) BPN Bansten Rudi Rubijaya.

Menuut Rudi,pihakanya menghormati proses hukum yang tengah berjalan di Polda Bnatten dalam mengusut adanya dugaan suap dalam proes penerbitan sertifikat di lahan milik Tanah Negara (TN) di Desa Inten Jaya, Kecamatan Cimarga,Kabupate Lebak.

“Saya sudah mendapat laporan adanya sejumlah pegawai BPN Lebak yang dimintai keterangan oleh polisi terkait dugaan suap di Kantor Pertanahan Lebak,” teang Rudi kepada indoposco.id, Sabtu (13/11/2021).

Rudi mengaku belum mendapatkan keterangan secara rinci apa penyebab tiga orang pegawai BPN Lebak itu dimintai keterangan oleh polisi.” Saya belum mendapatkan pejelasan secara komprenensif terkait dengan adanya tiga pagawai BPN Lebak itu dimintai kerarah oleh polisi,’ cetusnya.

Namun demikiana,mantan Kakanwil BPN Bali ini menegaskan, jika terbukti ada oknum pegawai BPPN di jajaran Kanwil BPN Banyen yang melanggar aturan dan menerima suap serta bekerja tidak sesuai dengan standar operasional (SOP) dipastikan akan ditindak.

”Jika ada oknnum pegawai BPN yang melanggar aturan. Apalagi terbukti menerima suap dalam proses administrasi pertanahan pasti akan kami tindak tegas,” kata Rudi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button