Nusantara

Suap APBD, KPK Periksa 6 Mantan Anggota DPRD Riau

INDOPOSCO.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 6 mantan anggota DPRD Riau terkait dugaan tindak pidana korupsi suap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 2014 dan RAPBD Provinsi Riau 2015.

“Hari ini (26/10/2021) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi (TPK) suap pembahasan RAPBDP tahun anggaran 2014 dan atau RAPBD tahun anggaran 2015 Provinsi Riau. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Direktorat Reskrimsus Polda Riau, Jl. Pattimura No. 13, Pekanbaru, Riau,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Ali Fikri, Selasa (26/10/2021).

Keenam saksi mantan anggota DPRD Riau periode 2009-2014 itu adalah Kirjuhari, Gumpita, Johar Firdaus, Iwa Sirwani Bibra, Riki Hariansyah dan Solihin Dahlan.

Untuk diketahui, mantan anggota DPRD Provinsi Riau, Ahmad Kirjuhari telah divonis hukuman 4 tahun penjara serta denda Rp 200 juta, subsider 3 bulan kurungan atas kasus suap APBD-Perubahan 2014, pada Kamis, 17 Desember 2015 lalu.

Kirjuhari dinilai terbukti memberi dan menerima uang suap sebesar Rp 1 miliar lebih 10 juta dari Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun. Kirjuhari kemudian membagi-bagikan uang tersebut ke anggota dewan lainnya, yakni Johar Firdaus, Riki Hariansyah, dan Gumpita, untuk memuluskan pengesahan APBD-P 2014.

Perbuatan politikus Partai PAN itu terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button