Nusantara

Banyuasin Gencarkan Budidaya Ikan Patin

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menggencarkan budidaya ikan dengan meluncurkan program Gerakan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak).

Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono di Desa Sungai Regit, Kamis, mengatakan, melalui program ini diharapkan potensi perikanan budidaya mencakup air tawar, air payau dan air laut dapat dikerjakan maksimal.

Meski seluruh kecamatan di Banyuasin saat ini sudah meningkatkan budidaya ikan air tawar, potensi perikanan ini masih bisa dikembangkan lagi, tutur ia.

Saat ini total produksi perikanan tangkap di Banyuasin mencapai 58.758,85 ton pada 2020 dengan jumlah nelayan 17.313 orang, sementara produksi perikanan budidaya sebesar 41.490,52 ton dengan jumlah pembudidaya 8.412 orang.

Penjualan ikan patin sejauh ini sebagian besar ke Pasar Benih Jakabaring Palembang dan ke sejumlah kabupaten di Sumsel, dengan harga ikan patin berkisar Rp15.000-Rp17.000/Kilogram.
“Saat ini di sentra perikanan patin di Desa Sungai Rengit terjadi perputaran uang mencapai Rp650.000.000 per hari,” ujar Wabup dalam temu wicara Kelompok pembudidaya ikan Jaya Sakti Desa Sungai Rengit.

Ia menambahkan saat ini Kabupaten Banyuasin diketahui sebagai penghasil ikan patin terbesar di di Sumatera Selatan, dengan sentra produksi berada di Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button