• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Keluhkan Bau Busuk, Warga Pasang Spanduk ‘Selamat Datang di Kelurahan Wisata Sampah’

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:00
in Nusantara
wisata sampah
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Puluhan warga Kecamatan Taktakan melakukan aksi pemasangan spanduk di sepanjang jalan Raya Taktakan, yang bertuliskan kecaman kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Pasalnya, mereka mengeluhkan bau busuk sampah kiriman dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang melewati Jalan Raya Taktakan. Bau yang berasal dari sampah itu menyengat hingga ke pemukiman warga.

BacaJuga:

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Pemasangan spanduk di beberapa spot, sebagai bentuk protes warga kepada pejabat mulai dari tingkat kelurahan hingga Wali Kota Serang.

Kecaman itu bertulisakan ‘Selamat Datang di Kelurahan Wisata Sampah‘, ‘Sampah Kepentingan Masyarakat atau Kepentingan Pejabat?’, dan lain sebagainya.

Baca Juga : DKI Perkirakan PKS Bantargebang Selesai Sebelum 26 Oktober

Ketua Forum Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) Kelurahan Cilowong, Mastura mengatakan, sudah dua pekan terpantau sampah dari Tangsel dikirimkan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong.

Dalam pantauannya, kurang lebih ada 40 dumtruk yang mengirimkan sampah dari Tangsel dalam kurun waktu sehari.

“Ada 2 minggu mah sampah dari Tangsel. Kurang lebih 40 truk pagi sampai malam (sampah dari) Tangsel doang,” katanya saat ditemui di lokasi, Kamis (21/10/2021).

Ia menyatakan, ada perbedaan dari mobil pengangkut sampah milik Tangsel dan Kota Serang. Sehingga terpantau betul pembuangan sampah kiriman Tangsel.

“Beda saja mobilnya. Dumtruk (dari Tangsel) yang warna putih dan kuning,” ujarnya.

Ia menerangkan, bau busuk sampah yang merebak ke pemukiman warga dari air lindih yang turun ke jalan. Sebab, terdapat bekas hitam di Jalan Raya Taktakan.

“Yang dipermasalahkan dari Tangsel, air lindih itu hitam ke jalan. Lumayan bukan bau, bau lagi,” terangnya.

Sejauh ini, masyarakat Taktakan masih mengeluhkan bau busuk, hingga ada beberapa warga yang kehilangan selera makan. Bahkan yang biasanya ada warga joging pada pagi hari, kini sudah tidak ada lantaran bau.

“Masih bau doang, sementara cuma bau. Aktivitas (terganggu), biasanya pagi ada lari di jalan, sekarang nggak ada karena bau itu,” paparnya. (son)

Tags: bau busukkota serangsampahspanduk

Berita Terkait.

Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

DPD RI Kecam Kekerasan di Daycare Jogja, Desak Penindakan Tegas dan Evaluasi Total

Senin, 27 April 2026 - 03:11
Persib di Ujung Tanduk, Skenario Gagal Juara Mulai Terlihat
Nusantara

Komisi III DPR RI Minta Polda DIY Usut Tuntas Kekerasan di Daycare Yogya

Senin, 27 April 2026 - 01:44
Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak
Nusantara

Kasus Kekerasan di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Penitipan Anak

Minggu, 26 April 2026 - 20:15
KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan
Nusantara

KA Bukit Serelo, Jaga Pergerakan Ekonomi di Sumatera Selatan

Minggu, 26 April 2026 - 19:07
stunting
Nusantara

Kenapa Stunting Tak Kunjung Turun? 40 Kader Ini Belajar Cara Komunikasi Untuk Mengubah Perilaku

Minggu, 26 April 2026 - 14:04
kkp
Nusantara

KKP Bidik Dampak Ekonomi Masyarakat dari Percepatan Pembangunan K-SIGN Rote Ndao

Minggu, 26 April 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    683 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.