Nusantara

Banyak Calon Kades Datang ke Makam Kramat, Ini Kata MUI Lebak

INDOPOSCO.ID – Adanya fenomena mendatangi makam kramat dan tempat penziarahan oleh sejumlah calon kepala desa ditanggapi oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak KH Pupu Mahpudin.

Menurut Kyai Pupu, mendatangi makam kramat dan tempat penziarahan tergantung dari niatnya. Apakah datang untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dunia atau meminta doa kepada orang yang sudah meninggal.

”Datang ke makam kramat itu tergantung niatnya dulu. Jika niatnya datang ke makam untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dunia itu hukumnya sunnah,” terang Pupu kepada Indoposco, Sabtu (9/10/2021).

Sebab, kata Pupu, dengan datang ke makam untuk mendoakan orang yang sudah meninggal dunia, selain untuk mengingat kematian juga bisa meringankan beban mayat di dalam kubur

.”Tapi kalau niatnya datang ke makam kramat minta agar dia bisa terpilih menjadi kades itu namanya kuffur, karena iyya kana’budu wa iyya kanasta’in, hanya kepada Allah yang kami sembah dan hanya kepada Allah lah kami minta pertolongan,” tuturnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button