Nusantara

BPN Lebak Tercepat Selesaikan Target Kinerja

INDOPOSCO.ID – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak, menjadi kantor Pertanahan tercepat dalam menyelesaikan target kinerja di jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Banten, baik dalam penyelesaian PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), Redistribusi tanah, maupun program Lintas Sektoral (Lintor) untuk nelayan.

Tak hanya itu, kantor Pertanahan yang di kepalai oleh Agus Sutrisno ini juga berhasil menjadikan 9 desa lengkap dari 11 desa yang ditergetkan, yakni, Desa Gunung Kencana,Tanjung Sari Indah, Lebak Keusik, Taman Sari, Muara Dua, Kujang Jaya, Warung Banten, Cireunde dan Desa Giri Mukti, sementara dua desa, lainnya, yakni Desa Muncang Kopong dan Desa Tanjung Sari kini tengah dalam proses menuju desa lengkap. Yaitu, semua bidang tanah di wilayah tersebut sudah terpetakan dan terdaftar, termasuk lahan fasilitas umum dan memiliki sertifikat.

Kepala kantor Pertanahan Kabupaten Lebak, Agus Sutrisno didampingi Kasi (Kepala Seksi) Survey dan Pengukuran, Mafrukhi mengatakan, pihaknya terus melakukan percepatan pensertifikatan dan pemetaan bidang tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistemastis Lengkap (PTSL) dan redistribisi tanah untuk mewujukan daerah tersebut sebagai kabupaten lengkap pertama di Provinsi Banten.

Agus menjelaskan, saat ini dari target PTSL sebanyak 74.428 bidang, pihaknya sudah berhasil menerbitkan sertipikat sebanyak 31.641 bidang, dan sedang proses pencetakan sertipikat sebanyak 2.419 bidang, dan menjadi Peta Bidang Tanah (PBT) mencapai 25 ribu bidang, sehingga total sebanyak 34.060 bidang siap untuk menjadi buku sertipkat atau setara dengan 76,44 persen yang tersebar di 54 desa dalam 12 kecamatan yang dikerjakan oleh 5 tim Satgas.

”Program PTSL mencakup seluruh bidang tanah yang belum terdaftar maupun sudah terdaftar seperti tanah aset pemerintah, ,tanah desa, tanah masyarakat dan bidang tanah lainnya,” terang Agus,Rabu (15/9/2021).

Bahkan, pihakya menargetkan tahum 2023 mendatang akan menjadikan Kabupaten Lebak sebagai kabupaten lengkap pertama di Banten. Untuk mencapai kabupaten lengkap tersebut, pihaknya melaksanakan digitalisasi berkas-berkas pertanahan yang selama ini masih dalam bentuk cetak, dengan memindai gambar ukur, surat ukur, buku tanah dan juga warkah.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button