Nusantara

Polda Perpanjang Masa Penahanan Tersangka Investasi Bodong

INDOPOSCO.ID -Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh memperpanjang masa penahanan dua tersangka investasi ilegal (bodong) dengan dana yang dihimpun mencapai Rp,164 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan perpanjangan masa penahanan yang kedua. Masa penahanan terhadap kedua tersangka sudah dilakukan selama 90 hari.
“Perpanjangan masa penahanan terhadap kedua tersangka merupakan penahanan pengadilan. Kedua tersangka sudah ditahan selama 90 hari,” kata Winardy.

Kedua tersangka investasi ilegal yang diperpanjang masa penahanannya yakni berinisial S (30) dan SHA (31). Kedua tersangka merupakan pasangan suami istri. Penghimpunan investasi diduga dilakukan melalui perusahaan penjualan pakaian Yalsa Boutique.

Berita Terkait

Winardy mengatakan hingga saat ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh terus merampungkan berkas perkara tersebut. Penyidik juga sudah memeriksa 42 orang saksi.

Menurut Kombes Winardy, penanganan perkara investasi ilegal tersebut sudah memasuki tahap satu. Penyidik terus berupaya melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa penuntut umum.

“Terkait barang bukti yang disita, belum ada penambahan. Sebelumnya, penyidik sudah menyita sejumlah mobil mewah dan rumah tersangka, serta uang tunai Rp 46 juta, dan lainnya,” kata Winardy.

Sebelumnya penyidik Polda Aceh menetapkan dan menahan dua tersangka dugaan investasi bodong Rp164 miliar melalui perusahaan penjualan pakaian berinisial S (30) dan SHA (31). Kedua tersangka merupakan pemilik Yalsa Boutique, perusahaan penjualan pakaian.

Penahanan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan penyidik. Dari hasil penyidikan, ditemukan lebih dua alat bukti dan saksi terhadap dugaan tindak pidana perbankan yang dilakukan oleh kedua tersangka.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button