Nusantara

Langgar Prokes, Polisi Bubarkan Aksi Peduli Palestina di Surakarta

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Resor Kota Surakarta membubarkan ratusan orang yang mengatasnamakan Himpunan Masyarakat Solo (Hamas) dalam aksi simpatik peduli terhadap kedaulatan Palestina, di Bundaran Gladak Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/5), karena melanggar protokol kesehatan.

Para pengunjuk rasa saat melakukan orasi terlihat berkerumun dan menutup di Jalan Slamet Riyadi, sehingga arus lalu lintas di kawasan itu menjadi terganggu, tetapi pembubaran massa tidak sampai terjadi keributan.

Menurut Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, pihaknya mendapat pemberitahuan kegiatan menyampaikan mendapat di muka umum oleh kelompok masyarakat yang menamakan dirinya Hamas.

“Mereka telah memberitahu kepada pihak Polri terkait dengan aksi yang dilakukan. Walaupun secara regulasi pemberitahuan itu, tidak memenuhi kaedah regulasi yang berlaku. Seharusnya pemberitahuan dilakukan tiga hari sebelum,” kata Kapolres disela pengamanan aksi.

Namun, pihak Polri masih memfasilitasi dengan memberikan kebijakan dan koordinasi sudah dilakukan karena pada masa pandemi COVID-19, maka Korlap diminta mempertanggungjawabkan memastikan masa aksi untuk mentaati masalah prokes baik menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan lainnya.

“Pemberitahuan yang diterima pihak Polri terkait aksi Hamas pada Jumat siang ini, hanya diikuti 80 orang, tetapi ternyata yang hadir lebih dari 600 orang,” kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan secara prokes dan tidak menjaga jarak hal ini, sangat rawan sekali penularan COVID-19. Petugas selama orasi aksi selalu mengingatkan agar menjaga jarak dan tidak kerumunan untuk mencegah tertular COVID-19. “Kami melihat banyak yang melanggar prokes dengan menurunkan masker selama orasi,” kata Kapolres.

Bahkan, petugas yang melakukan imbauan kepada peserta aksi mendapat ancaman dan sebagainya. Ada pelaku aksi yang melanggar prokes justru menyerang petugas.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button