Nasional

Protes Aliansi Nasional Reformasi KUHP Bagian Demokrasi

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej menanggapi protes yang dilayangkan Aliansi Nasional Reformasi KUHP saat acara “Kick Off Dialog Publik RKUHP” sebagai bagian dari demokrasi.

“Itu biasa, itu bagian dari demokrasi. Ya, saya menganggap itu biasa saja,” kata pria yang akrab disapa Eddy, di Jakarta, Selasa (23/8), seperti dikutip Antara.

Ia menyebut protes tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar didengar, hanya saja tidak mengikuti urutan acara yang diagendakan.

“Kan, itu urutan acara itu pemaparan dulu baru silakan Anda mengkritik, silakan Anda memberi masukan. Ini belum mendengar sudah protes, kira-kira seperti itu,” ujarnya.

Ia lantas menimpali, “Tapi saya kira itu hal yang wajar, namanya juga mahasiswa. Saya juga dulu seperti itu, kok”.

Eddy menepis anggapan kesia-siaan menyampaikan aspirasi karena draf RKUHP sudah dilempar ke DPR untuk disahkan, menurutnya proses pelibatan publik dalam pembahasan RKUHP sudah jauh dilakukan sebelum draf tersebut diserahkan.

Baca Juga: Ada Lima Tersangka Buronan KPK, Siapa Saja?

“Berulang kali saya katakan daftar inventaris masalah enam ribu lebih dalam RUU KUHP itu berdasar dari koalisi masyarakat sipil. Itu sudah dimajukan dari tahun 2014.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button