• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Musrenbangtan 2022, Mentan: Perencanaan Sektor Pertanian Harus Inovatif dan Adaptif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 29 Juni 2022 - 16:11
in Nasional
Kementan SYL

Mentan SYL pada Musrenbangtannas Tahun 2022 di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (29/6/22). Foto: Kementan for indopos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meminta perencanaan pembangunan pertanian tahun 2023 harus inovatif dan adatif. Pasalnya, di tengah tantangan pangan dunia saat ini dibutuhkan gebrakan program sebagai langkah antisipasi melalui penyiapan strategi yang tepat sehingga kedepan pangan nasional bisa disiapkan secara mandiri.

“Jajaran di pertanian adalah pejuang. Melalui kegiatan ini, kita perbaiki konsepsi, program, jelaskan tahapan dalam mencapai program dan pertajam capaiannya. Tolong Pak Irjen, Pak Sekjen, Dirjen semua turun dan pantau,” demikian tegas Mentan SYL pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional (Musrenbangtannas) Tahun 2022 dengan tema “Memperkuat Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern Dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional,di Kanpus Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (29/6/22).

BacaJuga:

Tak Sekadar Ujian, UKW Bantu Peserta Introvert Jadi Lebih Percaya Diri Berkomunikasi

Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat

230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027

Mentan SYL optimis perencanaan sektor pertanian yang benar dapat membentuk program dan arah pembangunan pertanian yang lebih baik. Di samping itu, kedepan tantangan produksi pangan yang semakin besar harus menjadi peluang bagi produksi petani karena pangsa pasar yang semakin terbuka.

Baca Juga : Perdagangan Pangan Dunia Dorong Kesejahteraan Petani

“Tantangan pertanian tidak seperti kemarin. Segala sesuatu di depan mata jadi berbahaya saat kita anggap semua remeh – remeh saja. Krisis pangan dunia di depan mata. Oleh karena itu, sinergi semua pihak dalam pembangunan pertanian perlu di tingkatkan,” terangnya.

Lebih lanjut, SYL menyebutkan berbagai tantangan pangan yang saat ini sedang mengancam produksi pangan baik dalam negeri maupun luar negeri. Diantaranya keterbatasan suplai barang akibat pembatasan sosial covid-19, perang dan climate change.

“Saat ini produksi pangan di berbagai negara menurun sehingga terjadi kenaikan harga pangan dunia yang berdampak juga pada harga pangan dalam negeri. Untuk itu, komoditi yang kebutuhannya masih diimpor harus ganti dari substitusi komoditi lain seperti gandum diganti dengan sorgum atau singkong,” ujarnya.

Diketahui, sesuai data BPS, sektor pertanian terbukti sebagai penyelamat perburukan resesi ekonomi nasional. Pada triwulan II tahun 2020, Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tumbuh 16,24% (q-to-q) tertinggi dibandingkan sektor lain. Pada tahun 2021, PDB sektor pertanian juga secara konsisten tumbuh positif dan berlanjut pada tahun 2022.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Pertanian baik di pusat dan daerah, juga seluruh Kepala Dinas lingkup Pertanian yang telah berperan aktif dalam melaksanakan tugas dengan baik di tahun 2021 maupun 2022, saya mengajak kita untuk terus bekerja untuk kemajuan pertanian dan kesejahteraan petani,” tutur SYL.

Bersamaan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono mengatakan Musrenbangtannas 2022 dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) yang dihadiri sekitar 400 orang offline (OPD provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia, dan pegawai lingkup Kementerian Pertanian) dan dan 1000 orang secara online. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian proses penyusunan perencanaan program, kegiatan dan anggaran Tahun 2023 dengan mengundang seluruh Kepala Dinas, Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang yang menangani perencanaan lingkup Pertanian Provinsi di seluruh Indonesia.

“Pak Menteri memberikan arahan program pembangunan pertanian tidak lagi biasa-biasa saja, tapi okstra ordinari. Penyusunan program harus fokus dengan apa yang dicapai, tidak lagi asal alokasikan bantuan tanpa ada outpun yang jelas. Kita kerja swasembada pangan bahkan ekspor. Bagi daerah yang bisa naikkan ini, kita akn support dan fokuskan programnya,” jelasnya.

Kasdi menambahkan tujuan Musrembangtannas yakni membahas dan menyepakati hasil kesepakatan pada Rakortek (Rapat Kerja Teknis) Kementerian Dalam Negeri dan Musrenbangnas Kementerian PPN/Bappenas yang akan ditetapkan dalam Rencan Kerja (Renja) Kementerian Pertanian. Yakni terkait target produksi dan kegiatan prioritas Eselon I lingkup Kementerian Pertanian yang akan dilaksanakan di masing-masing provinsi, langkah percepatan peningkatan produksi komoditas pertanian.

“Dan kita akan lakukan sinkronisasi pusat dan daerah untuk mempertajam program/kegiatan mendukung peningkatan produktivitas, transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Kasdi.(adv)

Tags: KementanMentan SYLMusrenbangtanperencanaan pembangunan pertaniansektor pertanian

Berita Terkait.

Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat
Nasional

Tak Sekadar Ujian, UKW Bantu Peserta Introvert Jadi Lebih Percaya Diri Berkomunikasi

Senin, 21 September 2026 - 11:08
Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat
Nasional

Pakar: Karhutla Kejahatan Serius, Sanksi Pelaku Harus Diperkuat

Senin, 21 September 2026 - 10:24
230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027
Nasional

230 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu pada 2027

Senin, 21 September 2026 - 10:09
Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia
Nasional

Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 23:35
Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Banten Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Nasional

Jembatani Riset dan Bisnis, Kementerian UMKM Gandeng UI Kembangkan Wirausaha Teknologi

Minggu, 20 September 2026 - 23:05
Hadiri Konferensi Polwan Dunia, Kapolri Tekankan Perempuan Dapat Pimpin Perubahan 
Nasional

Hadiri Konferensi Polwan Dunia, Kapolri Tekankan Perempuan Dapat Pimpin Perubahan 

Minggu, 20 September 2026 - 22:31

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5537 shares
    Share 2215 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    962 shares
    Share 385 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.