Nasional

Meski Covid-19 di Luar Jawa-Bali Rendah, Tapi Mungkin Meningkat Lagi

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator bidang Perekenomian Airlangga Hartarto mengatakan kasus Covid-19 di luar Jawa dan Bali masih relatif rendah, yaitu 13,9 persen dari kasus positif nasional. “Tapi tentu kita juga melihat sejak 24 Januari 2022 sudah mulai terjadi lonjakan,” tutur Airlangga dalam konferensi pers secara virtual di kantornya di Jakarta, Senin (14/2/2022).

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) luar Jawa Bali tersebut mengatakan, pihaknya akan memantau peningkatan kasus Covid-19 hingga dua sampai tiga pekan ke depan.

“Kemungkinan angkanya akan meningkat lagi karena seperti diketahui, luar Jawa Bali biasanya lebih lambat dari Pulau Jawa Bali,” ucap Airlangga.

Berdasarkan data yang dipunyanya, kasus harian dan perawatan di rumah sakit mengalami peningkatan di 10 provinsi dan 15 kabupaten/kota di luar Jawa Bali.

Baca Juga: “Rem” Darurat Belum Perlu Ditarik Meski Omicron Naik Tajam

“Meskipun kasus masih lebih tinggi dibandingkan saat Delta, namun perawatan di RS relatif lebih rendah dan dalam tahapan yang lebih terkendali,” ucapnya.

Keterisian ranjang (BOR) untuk pasien Covid-19 di rumah sakit maupun isolasi terpusat juga masih relatif rendah yaitu 30,52 persen untuk BOR seluruh provinsi luar Jawa Bali dan kurang dari 20 persen melainkan Sumatera Selatan 30 persen, Papua Barat 25 persen, Kalimantan Selatan 23 persen, Sulawesi Utara 23 persen dan Bengkulu 21 persen.

Khusus untuk provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah kasus positif sudah melampaui periode Delta yaitu kasus harian 549 kasus, namun pasien yang dirawat di rumah sakit masih lebih rendah yaitu 273, sementara saat Delta kemarin mencapai 820 pasien.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button