Nasional

Presidensi G20 Jadi Momentum Wujudkan PLTN di Indonesia

INDOPOSCO.ID – Pengamat ekonomi dan energi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Fahmy Radhi mengatakan, forum kerja sama multilateral G20 menjadi momentum untuk menghadirkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.

“Momentum Indonesia dalam Presidensi G20 dapat mendesak negara-negara maju untuk mewujudkan bantuan teknologi, finansial, dan pengembangan kapasitas sesuai keputusan Paris Agreement dalam mewujudkan PLTN sebagai energi bersih di Indonesia dan negara berkembang lainnya,” kata Fahmy saat dihubungi di Jakarta, Selasa (18/1/2022), seperti dikutip Antara.

Dia menjelaskan negara kepulauan terbesar seperti Indonesia sangat membutuhkan energi nuklir karena PLTN menghasilkan listrik energi bersih yang masif.

Baca Juga : Indonesia Dorong Penyelesaian Pandemi Covid-19 Dalam Presidensi G20

Potensi uranium yang dimiliki Indonesia dapat memungkinkan listrik yang dihasilkan dari PLTN bisa lebih murah dibandingkan energi fosil.

Menurutnya, teknologi terbaru dalam bidang pembangkit listrik nuklir saat ini sudah menjamin tingkat keamanan yang tinggi baik untuk pengolahan limbah maupun keamanan pembangkit. Bahkan teknologi PLTN yang dikembangkan Rusia sudah bisa mencapai kecelakaan nihil.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pemerintah perlu segera merevisi dokumen Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang menempatkan PLTN sebagai alternatif terakhir.

Baca Juga : Indonesia Bawa Kepentingan Negara Kepulauan Dalam Presidensi G20

Dia meminta pemerintah untuk mengubah peruntukan nuklir menjadi prioritas energi primer pembangkit listrik di Indonesia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button