Nasional

KPK Sayangkan Proyek Infrastruktur Jadi Bancakan untuk Perkaya Diri

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan pembangunan proyek infrastruktur yang tujuannya untuk mensejahterahkan dan meningkatkan perekonomian rakyat, masih sering menjadi bancakan para pihak yang ingin memperkaya dirinya ataupun pihak lain melalui praktik-praktik korupsi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimatan Utara (Kaltim) Abdul Gafur Mas’ud (AGM) dan kawan-kawan dalam konferensi pers, Kamis (13/1/2022) malam.

KPK menetapkan Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) sebagai tersangka dalam OTT, Rabu (12/1/2022) malam.

Baca Juga : KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dari OTT Bupati PPU, Ini Kronologinya

Selain itu ada lima orang lainnya juga ditetapkan tersangka yakni Achmad Zuhdi alias Yudi (AZ) yang berprofesi swasta selaku pemberi suap.

Sedangkan tersangka sebagai penerima suap selain Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud adalah Plt. Sekda Kabupaten PPU Mulyadi (MI), Edi Hasmoro (EH) selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara; JM (Jusman) selaku Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara; dan NAB (Nur Afifah Balqis), selaku swasta / Bendahara Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Balikpapan).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button