• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembangunan RS Internasional dan Pengembangan SDM Nakes Harus Berjalan Seiring

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 29 Desember 2021 - 12:50
in Nasional
jokowi

Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo dalam peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali di Denpasar, Bali, Senin (27/12/2021), sebagaimana disiarkan Youtube Sekretariat Presiden. Antara/Indra Arief/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional di Bali diyakini mampu menciptakan fitur wisata baru yang otomatis bakal mengangkat kelas pariwisata di Pulau Dewata tersebut. Pengembangan kemampuan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan (nakes) pun menjadi keniscayaan.

Presiden Joko Widodo meletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, pada Senin (27/12/2021), dalam kunjungan kerjanya di Bali. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menilai, pembangunan RS Internasional itu merupakan sebuah langkah maju.

BacaJuga:

Mentrans Iftitah: Kampus Masuk Kawasan Transmigrasi, Ilmu Jadi Solusi, Masyarakat Naik Kelas

Bakal Dihadiri Prabowo, Menteri PKP Matangkan Persiapan Danantara Housing Expo

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

“Pembangunan RS Internasional Bali itu berpeluang memunculkan fitur berwisata baru di Bali, yakni wisata kesehatan, yang efektif meningkatkan grade wisata di Bali. Sangat mungkin mendongkrak pula jumlah kedatangan wisatawan lokal maupun asing ke Bali,” ujarnya kepada media, Rabu (29/12/2021).

Menurut Sultan, dengan menyediakan fasilitas kesehatan kelas internasional, Bali tidak hanya akan menjadi destinasi wisata kelas dunia. Bali juga bisa, kata dia, menjadi rujukan pengobatan dan pemulihan bagi kesehatan fisik dan psikis secara terintegrasi.

“Kami optimistis apa yang menjadi harapan pemerintah dalam menahan laju keluarnya devisa negara dengan memberikan pilihan pengobatan di RS modern ini akan efektif terwujud. Tentu saja, dibutuhkan kesadaran bersama, terutama kelompok masyarakat menengah atas, untuk tidak lagi berobat ke luar negeri,” ungkapnya.

Dewasa ini, menurut Sultan, imej kecanggihan teknologi kesehatan dan keahlian dokter spesialis RS luar negeri kerap masih menjadi pertimbangan bagi banyak kelompok masyarakat di dalam negeri. Hal itu, sambung dia, menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab oleh RS Internasional Bali.

“Kami mendorong agar pembangunan RS Internasional itu dibarengi dengan peningkatan kualitas lembaga pendidikan vokasi dokter dan perawat di dalam negeri. SDM kesehatan dengan kualitas internasional juga harus dibangun sejak dini,” tegas senator muda asal Bengkulu itu.

Sultan mengingatkan bahwa hingga kini Indonesia bahkan belum memiliki lembaga sertifikasi internasional nakes, khususnya perawat. Padahal, menurut dia, tenaga ahli madya perawat dari Indonesia dibutuhkan di sejumlah negara di belahan negeri, termasuk Eropa yang memiliki standar perawat berkualitas tinggi.

Presiden Joko Widodo yang hadir dalam peletakan batu pertama itu berharap, masyarakat Indonesia tak lagi berobat ke luar negeri.

“Kita harapkan, nanti Sanur ini menjadi KEK kesehatan. Kalau ini jadi, tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita, yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Presiden mengungkapkan, setiap tahun, sedikitnya dua juta masyarakat Indonesia melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mendapatkan pengobatan atau perawatan kesehatan. Dengan negara tujuan utama, Singapura, Malaysia, Jepang, hingga Amerika Serikat.

“Akibat itu, kita kehilangan Rp97 triliun,” katanya.(arm)

Tags: balirs internasional di balirumah sakitrumah sakit internasionalSDMtenaga kesehatan

Berita Terkait.

Mentrans
Nasional

Mentrans Iftitah: Kampus Masuk Kawasan Transmigrasi, Ilmu Jadi Solusi, Masyarakat Naik Kelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:23
Maruarar
Nasional

Bakal Dihadiri Prabowo, Menteri PKP Matangkan Persiapan Danantara Housing Expo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:42
Gedung-Pancasila
Nasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Seskab
Nasional

Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026, Hampir 40 Persen Langsung Bekerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:40
Festival-Musik
Nasional

Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras Dikecam, DPR: Jangan Korbankan Agama Demi Viralitas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:20
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Nasional

Bukan Cuma Gratis Sekolah, Beasiswa SCG Bekali Talenta Muda Hadapi Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2208 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.