Nasional

KPK Dalami Aliran Uang Korupsi Infrastruktur di Kota Banjar

Lebih lanjut Ali menjelaskan, berdasarkan informasi yang terima KPK, ada saksi yang telah meninggal dunia yakni Salim Heryanto (Sekdis DKPLHD Kota Banjar tahun 2007-2008).

Ali mengatakan ada 3 saksi lainnya dalam keadaan sakit dan akan dilakukan penjadwalan ulang, yaitu Hilda Siti Hindasah (Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Kota Banjar Tahun 2007-2008), Wawan Hernawan, (Kepala Bidang Bina Program Kota Banjar Tahun 2007-2008), dan Endang Hendra N (Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (Balihka) Kota Banjar tahun 2009).

Ali menjelaskan, sebelumnya, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya penerimaan sejumlah uang oleh pihak yang terkait dengan perkara ini atas pekerjaan beberapa proyek di Dinas PUPR Kota Banjar.

KPK juga telah menggeledah sejumlah lokasi, dari Pendopo Wali Kota Banjar, kantor, hingga rumah kepala Dinas PUPR Kota Banjar. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah uang hingga dokumen yang diduga terkait dengan kasus yang tengah disidik oleh KPK itu.

Kendati demikian, dalam perkara ini KPK belum menetapkan tersangka. Penetapan tersangka bakal dilakukan bersamaan dengan upaya paksa penangkapan dan penahanan. (dam)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button