Nasional

Dijemput Balai Kemensos, Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi Dapat Layanan

INDOPOSCO.ID – Masih ingat kasus kekerasan yang menimpa anak penyandang disabilitas korban kekerasan berinisial O (13) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar)? Usai dikunjungi Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pada Jumat (3/12/2021) ke rumahnya, tiga Balai Kementerian Sosial (Kemensos), yaitu Balai Phala Martha Sukabumi, Balai Melati Jakarta, dan Loka Kahuripan Sukabumi bekerja sama menjemput O dan kakeknya untuk mendapatkan layanan di Balai Melati Jakarta, Minggu (5/12/2021).

Perlu diketahui, O mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh salah seorang warga sekitar di Kabupaten Sukabumi, beberapa waktu lalu. Korban O mengalami kekerasan dengan cara kukunya dicabut dan bibir disundut rokok.

Kepala Balai Melati Jakarta Romal Sinaga mengatakan, pihaknya menyambut baik O dan kakeknya menempati balai. “Kami akan memberikan pembinaan, perawatan dan terapi sensorik rungu wicara bagi O,” ujarnya.

Baca Juga: Keji, Kuku Anak Disabilitas Dicabut, Bibir Disundut, Kemensos Kawal Kasusnya dan Beri Layanan

Layanan tersebut diberikan berdasarkan hasil ‘assessment’ kebutuhan yang telah dilakukan oleh Pekerja Sosial gabungan ketiga balai. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Perwakilan Kecamatan Tegalbuleud, Pihak Desa Buniasih, Ketua KPAID, Dinas Sosial Kab Sukabumi yang diwakili oleh TKSK, DPC PDIP, dan ormas Gasak.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi rumah O pada Jumat (3/12/2021) malam. Dalam pertemuan tersebut, Risma, sapaan Mensos berbicara dari hati ke hati. Dia menawarkan kepada O, melalui keluarganya untuk diberikan layanan di balai millik Kemensos. Mensos menekankan, layanan di balai millik Kemensos itu merupakan tawaran, bukan paksaan. Dan, Mensos tidak bermaksud memisahkan kakeknya dengan cucunya, O.

“Saya minta ini jangan salah kutip. Saya tidak ingin memisahkan antara O dan kakeknya. Kakeknya sendiri tadi di-‘assessment’ (proses menilai seseorang atau sesuatu, red) oleh staf saya itu, takut kalau tiba-tiba ada kejadian tidak diinginkan karena usianya sudah lanjut. Ia takut nanti O ini dengan siapa,” tandas Risma di rumah korban.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button