Mendagri: Tsunami Teknologi dan Informasi Persempit Dunia

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menggenjot pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada pembangunan infrastruktur kota cerdas (Smart City). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, penyelenggaraan Integrated Technology Event (ITE) Hybrid 2021 jangan dijadikan ajang untuk menghabiskan anggaran.
“Penyelenggaraan ITE harus ada manfaat bagi kita. Untuk wake up call dan memikirkan konsep smart city. Apalagi ini sudah berkembang di seluruh dunia,” ujar Tito Karnavian dalam keterangan, Rabu (1/11/2021).
Mengutip buku karya Alvin Toffler, Mantan Kapolri ini menyebut, dunia termasuk Indonesia sedang mengalami gelombang ketiga. Kondisi ini diprediksi akan mengubah segala urusan manusia karena pemanfaatan TIK. Sebab, dengan TIK akan membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah.
“Globalisasi saat ini didukung oleh kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi. Dunia jadi terasa menjadi lebih sempit,” terangnya.
“Badai tsunami TI tidak bisa terelakan. Kita tidak perlu menghindari. Kita harus memanfaatkan itu untuk memudahkan kehidupan kita,” imbuhnya.
Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA menambahkan, acara ITE Hybrid 2021 bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kolaborasi antara berbagai kementerian di pusat, pemda, BUMN, BUMD, ahli, masyarakat, dan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur kota cerdas yang terpadu dan berkelanjutan.
“Forum ITE Hybrid 2021 ini untuk saling tukar-menukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman kerja sama dalam meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pengelolaan perkotaan yang berbasis teknologi digital,” katanya.
(nas)