Nasional

Tokoh Masyarakat Papua Sambangi Bareskrim Mabes Polri

INDOPOSCO.ID – Tim investigasi Pemilu Kepala Daerah (Kada) Kabupaten Yalimo Tahun 2020-2021 menyebut terbitnya surat perintah eksekusi terhadap Erdi Dabi diduga palsu. Surat tersebut dikeluarkan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum pada Direktur Tindak Pidana terhadap Keamanan Negara dan Tindak Pidana Umum lainnya Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Kami sudah melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Agar selanjutnya agar dilakukan penelusuran kebenaran surat tersebut,” ujar Ketua Tim Investigasi Yorim dalam keterangan, Sabtu (27/11/2021).

Ia melihat banyak kejanggalan terhadap surat tersebut. Padahal, menurut dia, Erdi Dabi sudah bebas secara hukum. Namun karena surat palsu tersebut, kini Erdi Dabi dimasukan ke penjara kembali.

Baca Juga : Kapolda NTB Soroti Sistem Transportasi WSBK

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button