Nasional

Tingkatkan Sektor Pengelolaan Sampah Indonesia, Informal Plastic Collection Innovation Challenge Hasilkan 11 Kemitraan

INDOPOSCO.ID – Setelah berjalan selama empat bulan, Informal Plastic Collection Innovation Challenge (IPCIC), kerja sama antara Indonesia National Plastic Action Partnership (NPAP) dengan World Economic Forum, UpLink dan Ocean Plastic Prevention Accelerator (OPPA), telah berhasil diselesaikan dengan menghasilkan 11 kemitraan yang terbentuk baik sesama peserta program maupun antara peserta dengan pemangku kepentingan utama pengelolaan sampah di Indonesia.

12 inovator lokal dan internasional telah menjalani pelatihan, pendampingan, dan pembangunan kemitraan, untuk mempertajam solusi mereka guna meningkatkan efektivitas pengumpulan dan daur ulang sampah plastik dengan mengoptimalkan penghidupan, transparansi, kapasitas, serta peran sektor informal di Indonesia.

“Kami sangat menghargai kemitraan dan komitmen yang terbentuk dalam waktu singkat. Kami berharap kolaborasi ini akan menggerakan perubahan sistemik di sektor pengelolaan sampah, dan berkontribusi terhadap pengurangan 70% sampah plastik pada tahun 2025,” kata Manajer Program di OPPA, Duala Oktoriani.

Tim IPCIC dengan bangga mengumumkan 11 kemitraan yang terbentuk selama program:
1. Duitin – Griya Luhu: Menghubungkan Duitin pickers ke bank sampah Griya Luhu
2. Duitin – LPBI NU: Pengelolaan sampah untuk komunitas LPBI NU dan insentif akan disumbangkan kembali ke masjid
3. Duitin – Sampangan – Softex Kimberly Clark: Pengelolaan limbah popok dan pembalut
4. Duitin – The Kabadiwala: Kolaborasi untuk meningkatkan teknologi dalam pengumpulan sampah plastik
5. Duitin – Unilever Foundry: Digitalisasi bank sampah di wilayah Jawa-Bali
6. Empower – Geledek: Menciptakan ekosistem pengumpulan sampah plastik dengan menyertakan aspek keterlacakan dan transparansi
7. Griya Luhu – Bank Sampah Induk Surabaya: Digitalisasi sistem operasional Bank Sampah Induk Surabaya melalui aplikasi Griya Luhu
8. Octopus – Prof. Enri Damanhuri (ITB): Prof. Enri Damanhuri bergabung dalam dewan penasihat Octopus
9. Rekoksistem – Aqua: Pemasangan rebox (reverse vending machine) baru melalui pendanaan dari Aqua untuk mengumpulkan lebih banyak botol plastik dari konsumen
10. Rekosistem – Bank Sampah Induk Surabaya – Robries: Kerja sama dalam pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah plastik
11. Rekosistem – Gojek: Layanan pengambilan sampah dari cloud kitchen Gojek

Lebih dari 52 perwakilan perusahaan, penyedia modal, dan organisasi juga menghadiri IPCIC Showcase Fest, acara pitching virtual selama tiga hari (20 – 22 Oktober) yang diadakan untuk menampilkan solusi dari para inovator kepada calon mitra atau investor.

Hubungan yang terbentuk antara para undangan dan inovator selama acara pitching memperlihatkan harapan yang menjanjikan untuk peluang kolaborasi guna meningkatkan sektor pengelolaan sampah.

“IPCIC Showcase Fest adalah gagasan yang bagus untuk menghubungkan para inovator dengan para pemain kunci dalam inisiatif pengurangan sampah plastik. Kami berharap lebih banyak kemitraan akan terjadi di masa depan,” kata Manajer NPAP,
Hidayah Hamzah.

Demi mempercepat solusi di lapangan, inovator terpilih akan didukung dengan hibah total US$ 45,000: Duitin, Empower, Griya Luhu, Plastic Bank, Rekosistem, The Kabadiwala.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button