Nasional

Bea Cukai Soekarno-Hatta Fasilitasi Impor Vaksin Pfizer

INDOPOSCO.ID – Dalam menjalankan program vaksinasi nasional, Pemerintah Indonesia berkomitmen mendatangkan lebih dari 400 juta dosis vaksin hingga akhir tahun nanti untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi lebih dari 208 juta masyarakat Indonesia.

Pemerintah melakukan importasi perdana vaksin Pfizer yang diperoleh melalui jalur komerisal sebanyak 1.560.780 dosis, Kamis (19/07/2021).

Demi mendukung program tersebut, Bea Cukai Soetta tetap konsisten dengan memberikan fasilitas berupa percepatan layanan atau rush handling berupa pengeluaran segera atas barang impor yang memliki karakteristik tertentu dari kawasan pabean. Tidak hanya itu, importasi ini juga mendapatkan fasilitas fiskal berupa pembeasan bea masuk serta pungutan pajak dalam rangka impor.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan, bersama jajaran melakukan peninjauan langsung proses pengawasan dan pembongkaran vaksin Pfizer yang dikemas dalam enam pallet dan diangkut menggunakan maskapai penerbangan Air Hongkong AH33X yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 12.40 WIB yang selanjutnya dibawa ke gudang rush handling PT JAS.

Finari memberikan keterangan berdasarkan informasi dari importir bahwa pada hari yang sama renacananya akan didatangkan juga vaksin Astrazeneca pada pukul 18:00 sebanyak 450.000 dosis melalui skema bilateral dengan Pemerintah Belanda. Lalu pada keesokan harinya, Jumat (20/07) sebanyak 567.500 dosisi vaksin Astrazeneca dan lima juta dosis vaksin Sinovac akan melengkapi kedatangan vaksin tahap 38, 39, dan 40 ini.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button