Nasional

Emil Salim: Kurangi Pemakaian Energi Fosil

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia Emil Salim mengatakan energi fosil, yang dipakai dalam revolusi industri di Indonesia, mendorong peningkatan produksi karbon dioksida (CO2) dan emisi gas rumah kaca.

“Kunci dari revolusi industri adalah energi dan energi yang mendorong terjadinya karbon dioksida dan green house gas adalah fosil fuel. Batu bara, minyak bumi, gas alam adalah kunci dari sumber energi yang dipakai dalam industrialisasi menjadi dominan di dalam pembangunan Indonesia,” kata Emil Salim di Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Penggunaan energi fosil dalam banyak proyek pembangunan nasional itu menjadikan Indonesia masuk ke dalam peringkat lima besar penghasil karbon dioksida terbesar di dunia.

Emil Salim menyarankan agar strategi pembangunan berbasis energi fosil diganti dengan energi terbarukan.

Menurutnya, perubahan iklim akibat penggunaan energi fosil menyebabkan pemanasan global yang berdampak terhadap kenaikan muka air laut dan efeknya banyak pulau-pulau kecil akan tenggelam di masa depan.

“Strategi energi berbasis fosil fuel yakni minyak bumi, batu bara, gas alam dan sebagainya harus kita ganti,” kata Emil.

Lebih lanjut Emil menyarankan Matahari menjadi sumber utama untuk menghasilkan listrik, karena Indonesia berbasis kepulauan.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor mineral dan batu bara telah mencapai Rp22,34 triliun hingga Mei 2021.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button