Nasional

Penyekatan di Perbatasan demi Kebaikan Bersama

INDOPOSCO.ID – Larangan mudik dan penyekatan guna mengantisipasi masuk atau ke luarnya kendaraan yang mengangkut orang merupakan upaya pemerintah dalam rangka mempersempit penyebaran Covid-19.

Dengan penyekatan tersebut, ternyata tidak sedikit warga yang mengeluh lantaran tidak bisa menuju ke daerah di luar wilayah tinggalnya dengan sesuka hati, seperti sebelum larangan mudik diberlakukan.

Seperti yang diutarakan Supri, warga Kota Metro, Provinsi Lampung, yang akan menjual hasil panennya berupa cabai merah menggunakan kendaraan pengangkut ke Palembang, Sumatera Selatan, namun harus berputar balik setelah tiba di perbatasan Lampung-Sumsel karena dilarang oleh petugas.

Ternyata, petugas melarang yang bersangkutan dan meminta putar balik memiliki alasan kuat karena tidak dilengkapi dokumen protokol kesehatan.

Akhirnya, cabai merah sebanyak delapan ton ia jual murah di salah satu pasar di pinggiran Kota Bandarlampung seharga Rp15.000 per kilogramnya, sedangkan saat ini di Palembang informasi yang diterimanya Rp40.000/kg.

Warga lainnya, Bustoni, mengaku ingin mudik dari Lampung ke Sumatera Selatan, seusai penerapan larangan mudik 6-17 Mei berakhir.

Dia mengaku, kalau harus berangkat saat ini akan merasa repot dalam mengurus dokumen kesehatan sebagai syarat untuk menuju kampung halamannya yang ada di Sumatera Selatan itu.

Begitu pun sebagian pemudik dari Pulau Jawa yang datang sebelum tanggal 6 Mei mengaku akan kembali setelah tanggal 17 Mei, dengan argumentasi bahwa batas penerapan larangan mudik berakhir sehingga tidak ada pemeriksaan yang ketat.

Sementara itu, selama pemberlakuan larangan mudik, petugas di beberapa lokasi penyekatan di wilayah Lampung terus berupaya semaksimal mungkin mengantisipasi kendaraan yang akan menuju ke sejumlah provinsi di Sumatera atau ke Pulau Jawa agar dalam kondisi steril atau bebas dari Covid-19.

Seluruh pengendara pun wajib menyertakan surat bebas Covid-19 yang berlaku 1×24 jam jika ingin melakukan perjalanan dari Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung.

Kasubdit Regident Polda Lampung AKBP Bryan Benteng sebagai ketua tim di KM 87 B Jalan Tol Trans Sumatera, belum lama ini menyatakan pemeriksaan ini berlaku untuk seluruh kendaraan dan wajib bagi yang ingin melanjutkan perjalanan ke Pulau Jawa.

Seperti dilansir Antara, ia menjelaskan bila ada pengendara yang telah habis masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19, maka harus dilakukan pemeriksaan kembali untuk memperoleh surat yang baru dan kendaraan yang digunakan dipasang stiker bahwa telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas di KM 87 B.

Benteng menjelaskan, bila ada ditemukan pengendara dengan hasil rapid test antigen positif maka langsung dibawa ke ruang isolasi untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Mengenai penyekatan dan putar balik kendaraan, Benteng mengungkapkan, kendaraan yang tidak dilengkapi dengan stiker dan surat-surat, maka akan dipaksa putar balik oleh petugas yang sudah berjaga-jaga di Gerbang Tol Bakauheni Selatan.

Benteng mengharapkan kepada seluruh pengendara yang akan melintas dan akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Jawa, wajib melengkapi dokumen-dokumen kesehatan agar tidak terhambat perjalanannya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button