Nasional

Salurkan Bantuan, Forwatan dan Tiga Asosiasi Hilir Sawit Sasar 4 Yayasan

INDOPOSCO.ID – Menjelang Idulfitri 1442 H/2021 M dan di tengah Pandemi Covid-19, Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) kembali saling berbagi dan peduli dengan sesama. Kali ini menggandeng tiga asosiasi hilir kelapa sawit di antaranya Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni), dan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin), Forwatan memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, lansia (lanjut usia), dan penyandang disabilitas.

Bantuan diberikan kepada empat yayasan antara lain Wisma Tuna Ganda (Pekayon), Yayasan Cahaya Hati Gemilang (Meruyung, Depok), Yayasan Amal Fisabilillah (Pondok Ranggon), dan Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 (Cipayung). Bantuan yang diberikan berupa 250 paket sembako dalam bentuk uang tunai kepada yayasan tersebut.

Pemberian bantuan ini secara simbolis dilakukan di Wisma Tuna Ganda, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Sebagai informasi, Wisma Tuna Ganda merawat 29 penyandang disabilitas. Sebagian besar mereka berasal dari keluarga kurang mampu dan adapula limpahan dinas sosial.

Penyerahan bantuan ini dihadiri perwakilan asosiasi antara lain Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan, Ketua Bidang Pemasaran dan Promosi Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia Irma Rachmania, Sekretariat Aprobi Rahayu Dwi Mampuni, dan Dinna, Sekretariat Apolin. Hadir pula pengurus dan anggota Forwatan.

Irma Rachmania menjelaskan, kegiatan sosial ini perlu dijalankan setiap tahun karena memberikan dampak positif kepada masyarakat. Bantuan ini menunjukkan kontribusi industri sawit di sektor hilir kepada masyarakat. Seperti diketahui, industri sawit seperti biodiesel punya peranan penting bagi negara dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

”Saya rasa kegiatan ini perlu dilakukan tiap tahun, karena selama dua tahun ini rutin dijalankan. Tadi saya juga dengar cerita Ibu Kristanti (Kepala Wisma Tuna Ganda, red) bahwa banyak anak-anak ini perlu bantuan dan yayasan ini sifatnya mandiri. Tahun depan kita akan list kembali sejumlah panti asuhan untuk mendapatkan bantuan dan kalau bisa cakupannya diperluas lagi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kristanti, kepala Wisma Tuna Ganda Palsigunung menjelaskan, terdapat 29 anak rawat di Wisma Tuna Ganda yang menyandang disabilitas. Penyandang disabilitas yang dirawat ada pula yang telah berusia dewasa, namun tetap memiliki mental seperti anak-anak. Sebagian besar mereka yang dirawat sudah tidak memiliki keluarga. Kendati demikian, pihak Wisma Tuna Ganda tetap merawat mereka sejak kecil sampai nanti tutup usia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button