Nasional

Asyik! Jaringan Internet Bisa Dinikmati Suku Anak Dalam

INDOPOSCO.ID – Menteri Sosial Tri Rismaharini akan membangun fasilitas internet gratis bekerjasama dengan Kominfo untuk mendukung kegiatan belajar mengajar bagi anak warga suku anak dalam (SAD).

“Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan perhatian besar terhadap percepatan pemberdayaan komunitas adat tertinggal (KAT). Melalui partisipasi dan peran kemitraan bersama Pemerintah, LKS/ NGO, dunia usaha dan masyarakat. Langkah tersebut untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial dan kemandirian warga KAT,” ujar Risma, Kamis (11/3/2021).

Dalam kunjungan di Provinsi Jambi, Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Risma berkesempatan mengunjungi salah satu lokasi warga SAD di lokasi Sungai Terap, Desa Jelutih Kec Bathin XXIV, Kab Batanghari.

Shelter tersebut difungsikan untuk balai pertemuan warga SAD dan kegiatan belajar mengajar. Didampingi oleh KKI-Warsi sebagai mitra Kemensos dalam pemberdayaan KAT Suku Anak Dalam. KKI-Warsi adalah Komunitas Konservasi Indonesia yang memfokuskan pada penyelamatan hutan serta pendampingan dan pemberdayaan SAD di Provinsi Jambi.

Di sekitar shelter, dapat dilihat keseharian warga SAD dan dapat berinteraksi langsung dengan mereka. Mitra Pemberdayaan KAT juga hadir di lokasi tersebut.

Dalam kunjungan tersebut juga diserahkan paket bantuan sosial dan bantuan stimulan usaha. Bantuan yang diberikan berupa 100 paket bantuan penambah nutrisi anak, 4 paket sarana produksi pertanian, 150 paket bantuan beras dan 150 paket perlengkapan Keluarga bagi SAD Kab Batanghari. Juga sarana belajar berupa 6 unit PC dan 2 unit printer warna.

Lalu, satu paket pendukung layanan Kesehatan, 1 paket sarana produksi pertanian dan 3 unit genset magnetik untuk SAD Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) Kab Sarolangun. Serta stimulan usaha ternak kambing sebanyak 45 ekor bagi SAD Dusun Pematang Kejumat dan Dusun Sukajadi Kab Sarolangun.

“Melalui partisipasi dan peran serta berbagai pemangku kepentingan, kami harapkan dapat menguatkan program Pemberdayaan KAT,” ujar Risma. (nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button