Nasional

OMG, 10 Tahun Lagi Teknologi Digital Indonesia Berpeluang Hasilkan Miliaran Dollar

INDOPOSCO.ID – Perkembangan teknologi semakin pesat. Dengan menerapkan sistem cerdas, seperti mobil tidak lagi menggunakan sopir, perjalanan ke Planet Mars sudah dimulai hingga bermunculan kota cerdas dan rumah cerdas. Pernyataan tersebut diungkapkan Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nizam dalam acara daring, Senin (15/2/2021).

Ia mengingatkan kepada generasi milenial untuk membangun kompetensi. Sehingga bisa menjadi pemimpin-pemimpin di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Dunia terjadi destruktif kemajuan teknologi dan perkembangan digital secara pesat. Tahun-tahun depan dunia baru akan dihadapi para generasi milenial,” katanya.

Dunia baru tersebut, menurut Nizam, sangat berbeda dengan kondisi saat ini. Oleh karenanya, para generasi milenial harus mempersiapkan diri dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan di masa depan.

“Saat ini kita melihat lahirnya unicorn dan decacorn di Asia Tenggara dan dunia. Dan 5 unicorn dan decacorn lahir dari Indonesia. Tentu ini menunjukkan para milenial sangat luar biasa dengan kreativitas dan inovasi,” terangnya.

Ia menyebut, salah satu perusahaan yang telah menjadi decacorn di antaranya Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak dan OVO. Nilai pasar decacorn tersebut bahkan ada yang di atas 7 miliar dollar.

“Startup-startup baru bermunculan di Indonesia, dan ini harus akselarasi agar banyak lagi startup-startup berbasis teknologi dan digital,” katanya.

Menurut salah satu kajian, dikatakan Nizam, dalam sepuluh tahun ke depan penggunaan teknologi digital di Asia Tenggara terutama di Indonesia berpeluang menghasilkan nilai ekonomi baru di atas 360 miliar dollar. Tentu nilai tersebut, menurutnya, sangat besar.

“Ini potensi yang lahir dari teknologi digital saja. Dan ini lebih dari 50 persen potensi pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkapnya. (nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button