Megapolitan

Musik Melayu Bergema di Pantai Ancol Beach City pada 17 Agustus

INDOPOSCO.ID – Perhelatan musik melayu Jakarta Melayu Festival (JMF) 2022 bergema di pantai Ancol Beach City menyambut HUT ke-77 RI dengan mengusung tema Teurimong Geunaseh atau terima kasih dalam bahasa Aceh yang ditujukan kepada garda terdepan di masa pandemi Covid-19.

Produser JMF 2022 Geisz Chalifah mengatakan timnya mempersiapkan tampilan musik melayu yang lebih modern di panggung musik luar ruangan berkapasitas 20 ribu penonton.

Musik melayu dikolaborasikan dengan Jazz dan seni. Terkait kapasitas lokasi 20 ribu, tapi kurang lebih yang akan hadir, kurang lebih sekitar 5 ribu-an,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta Utara, Selasa (9/8).

Adapun pengisi acara yang terlibat adalah para pekerja kreatif yang bergabung di JMF sejak perdana digelar pada 2012.

“Anggota JMF sekitar 40-an orang pekerja kreatif akan turut menyukseskan acara ini,” kata Geisz, dikutip dari Antara.

Di antaranya yang akan tampil Olvah Alhamid (Papua) sebagai pembawa acara, kemudian penyanyi Sulis Zehra, Shena Malsiana, Nong Niken, Kiki Ameera, dan lain-lain, dengan iringan musik dari Anwar Fauzi Orkestra.

“Tingkat kemewahan tata audio dan pencahayaan kami buat sama seperti konser-konser kelas atas lainnya. Kami melakukan apapun enggak setengah-setengah,” ujar Geisz.

Geisz menambahkan acara diisi dengan pemberian penghargaan kepada mereka yang sudah berjasa dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Beberapa perwakilan yang akan diberikan penghargaan oleh tim Jakarta Melayu Festival di antaranya Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta Raya, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DKI Jakarta, Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia DKI Jakarta, Sopir ambulans gawat darurat (AGD) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, petugas pemulasaraan jenazah, dan petugas pemakaman.

“Ini adalah bentuk penghargaan yang bukan atas dasar prestasi individual. Jadi kami memberikannya kepada Ikatan Dokter Indonesia, kepada asosiasi perawat, kepada ahli epidemiologi, terhadap penggali makam, kepada sopir ambulans, itu perwakilan-perwakilannya akan menerima secara simbolis dalam acara nanti,” ungkap Geisz.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button