Megapolitan

PDIP DKI: Sumur Resapan Tak Efektif Atasi Banjir

INDOPOSCO.ID – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menegaskan bahwa sumur resapan tidak efektif mengatasi banjir yang terjadi di Ibu Kota, karena masih terdapat genangan selama dua hari usai hujan berintensitas tinggi.
​​​
Gembong menuturkan sumur resapan menjadi program unggulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menangani banjir, namun hal itu tidak berhasil mengatasi persoalan itu.

“Faktanya ada 26 ribu yang dibangun tahun 2021, faktanya kan tidak menjawab persoalan banjir, itu fakta jadi bukan Gembong yang ngomong,” kata Gembong dihubungi di Jakarta, Rabu.

Bahkan menurut Gembong, dalam persoalan banjir Jakarta, Anies Baswedan belum melakukan upaya nyata untuk menangani bencana tahunan Jakarta itu.

Baca Juga: Anggaran Sumur Resapan Dihapus di RAPBD DKI 2022

Karenanya Gembong mengaku setuju dengan diksi “kerja senyap” yang dipilih Anies ketika mengklaim keberhasilan menangani banjir di Jakarta.

“Ya memang senyap, pak Anies betul itu bahasanya senyap, karena memang tidak ada yang dikerjakan,” ujar Gembong.

Menurut Gembong, tidak ada satu pun program penanganan banjir dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta yang dikerjakan Anies.

Malah, Anies berfokus pada penanganan lumpur yang jadi pekerjaan setiap tahun untuk menormalkan kapasitas air, dan pembangunan sumur resapan yang akhirnya tidak efektif mengentaskan banjir Jakarta.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button