Megapolitan

Kerja Sama DKI-NTT untuk Kurangi Impor Sapi

INDOPOSCO.ID – Badan Usaha Milik daerah (BUMD) DKI Jakarta, PD Dharma Jaya, menyebut bahwa kerja sama pengadaan sapi dengan BUMD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) PT Flobamor untuk mengurangi ketergantungan pada sapi impor.

“Kebutuhan DKI saat ini antara 6 ribu ton per bulan dan masih dipenuhi 95 persennya impor. Nah ini rencananya kami ingin kurangi, mulai dengan kerja sama bersama daerah lain,” kata Direktur Utama PD Dharma Jaya Raditya Endra Budiman di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/10).

Raditya mengharapkan dengan kerja sama tersebut secara bertahap bisa meningkatkan konsumsi produk lokal.

Apalagi, sebelumnya pasokan sapi dan daging sapi lokal dari NTT sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Untuk besarannya (pengaruh pada konsumsi impor) harus kembali dihitung akan berpengaruh seberapa besar, tapi yang pasti kita ingin tingkatkan produk yang ada di Dharma Jaya persentasenya itu dengan menggunakan produk lokal,” tuturnya.

Dharma Jaya menjamin meski sapi lokal, kualitas yang dimiliki sapi NTT tidak berbeda dengan produk impor, mengingat sapi di sana merupakan yang berjenis super sehingga kualitasnya terjaga.

“Tapi harganya kami usahakan di bawah sapi impor. Nanti kita bicara teknisnya,” ucap Raditya.

Rencananya, per bulan Dharma Jaya akan mendatangkan sapi 500 ekor hingga 1.000 ekor dan daging sebanyak 500 ton hingga 1.000 ton.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button