• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

New South Wales Catat Kematian Pertama akibat Tetanus dalam 30 Tahun Terakhir

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 April 2023 - 00:20
in Internasional
wales

Ilustrasi - Vaksin tetanus difteri (TD). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Negara bagian New South Wales di Australia melaporkan kematian pertama akibat tetanus dalam 30 tahun terakhir.

Otoritas kesehatan di negara bagian terpadat di Australia, yang mencakup Sydney, itu mengatakan tiga kasus tetanus telah dilaporkan tahun ini–yang seluruhnya adalah pasien perempuan.

BacaJuga:

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

“Menyedihkan, NSW Health mengonfirmasi seorang wanita berusia sekitar 80 tahun dari Sydney meninggal pada 1 April karena tetanus. NSW Health mengungkapkan belasungkawa yang tulus kepada orang yang dicintainya,” kata NSW Health dalam pernyataan yang diunggah di Facebook, Kamis (13/4/2023), seperti dikutip dari Antara.

“Ini adalah kasus tetanus pertama yang dilaporkan di New South Wales sejak 2019, dan kematian pertama karena tetanus sejak 1993,” ujar NSW Health, menambahkan.

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang ditemukan di dalam tanah.

Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam luka dan menghasilkan racun yang menyerang sistem saraf seseorang. Penyakit ini tidak menular dari orang ke orang.

Pejabat kesehatan New South Wales mendesak penduduk setempat, terutama warga Australia yang lebih tua, untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan vaksin tetanus karena di antara kasus yang dilaporkan adalah seorang wanita yang mendapat suntikan lebih dari 30 tahun yang lalu, sementara dua orang lainnya tidak memiliki catatan vaksinasi tetanus.

Dalam ketiga kasus tersebut, tetanus didapat melalui luka ringan di kaki yang terkontaminasi oleh tanah kebun, kata NSW Health.

Direktur penyakit menular di NSW Health Christine Selvey mengatakan bahwa di Australia, penyakit itu kebanyakan terjadi pada orang tua, biasanya perempuan, yang tidak mendapat cukup imunisasi.

“Tetanus adalah penyakit langka, namun berpotensi fatal. Vaksinasi adalah perlindungan terbaik terhadap tetanus,” ujar Selvey. (mg1)

Tags: kematianNew South WalesTetanus

Berita Terkait.

Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30
abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.