• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Harry Anggap Tak Ada “Keinginan Berdamai” di Tengah Keretakan Istana

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 3 Januari 2023 - 11:51
in Internasional
Pangeran Inggris Harry dan Meghan Markle muncul diatas panggung pada konser Global Citizen Live 2021 di Central Park di New York, Amerika Serikat, Sabtu (25/9/2021).(ANTARA/REUTERS)

Pangeran Inggris Harry dan Meghan Markle muncul diatas panggung pada konser Global Citizen Live 2021 di Central Park di New York, Amerika Serikat, Sabtu (25/9/2021).(ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pangeran Harry berpendapat “tidak ada keinginan untuk berdamai” dalam keretakan istana di mana dia ada bocoran yang menggambarkan dia dan istrinya Meghan Markle  sebagai pihak yang jahat, menurut kutipan wawancara yang dirilis Senin (2/1).

Harry (38) mengatakan tetap ingin kembali akur dengan ayahnya, Raja Charles III, dan kakaknya William, calon penerus tahta Inggris, berdasarkan cuplikan dari wawancara televisi yang akan tayang Minggu, beberapa hari sebelum memoar pangeran itu diterbitkan.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Harry dan Meghan mengungkapkan pengalaman mereka di keluarga kerajaan Inggris dalam serial dokumenter Netflix bulan lalu yang mengisahkan alasan di balik kepergian mereka ke Amerika Utara pada 2020.

“Caranya tak harus seperti ini, membocorkan dan menciptakan berita,” kata Harry, merujuk kepada berita berita tentang keretakan hubungan di istana.

“Saya ingin keluarga, bukan institusi,” imbuh Harry, seperti disiarkan AFP, Senin (2/1) waktu setempat.

“Rasanya kami dibuat lebih baik dianggap jadi penjahat karena mereka tidak menunjukkan keinginan untuk berbaikan,” kata Harry tanpa menunjuk secara spesifik siapa “mereka”.

“Saya ingin kembali akur dengan ayah. Saya ingin kembali akur dengan kakak,” kata Harry, seperti dikutip Antara, Selasa (3/1/2023).

Jelang penerbitan bukunya pada 10 Januari, Harry diwawancara oleh televisi Inggris dan CBS di Amerika Serikat, yang akan tayang pada Minggu.

Serial dokumenter di Netflix yang berjumlah enam episode dan tayang pada Desember memberikan kesempatan kepada Duke dan Duchess of Sussex, sebutan resmi mereka, untuk mengungkapkan alasan di balik mundurnya mereka dari tugas kerajaan dan alasan pergi ke California.

Tontonan tersebut membuat mereka jadi sangat tidak disukai di Inggris, di mana Harry dan Meghan kerap digambarkan media sebagai anak-anak manja dan egois.

Tidak ada hal menghebohkan yang diungkapkan di serial tersebut, tapi Harry dan Meghan mengomentari apa yang dilakukan media kepada mereka, yang dituduh telah mengganggu kehidupan mereka dan memicu keguguran.

Harry menuturkan dirinya terkejut ketika sang kakak meneriakinya saat keluarganya berkumpul pada 2020 di hadapan Ratu Elizabeth II.

Pasangan itu juga menuduh William dan istrinya Kate di balik berita- berita negatif Harry dan Meghan di media karena mereka dianggap akan merebut perhatian.

Menurut media Sunday Times, buku Harry lebih menyerang William dibandingkan Charles.

“Semuanya diungkapkan,” kata seorang sumber yang mengetahui tentang memoar itu.

“Charles tampak lebih baik dari yang saya sangka, tapi cukup berat untuk William, khususnya, bahkan Kate dapat sedikit kritikan,” kata sumber itu.

“Ada detail pertengkaran antara dua saudara ini. Saya sendiri tak bisa melihat bagaimana Harry dan William bisa berdamai setelah ini,” kata sumber kepada Sunday Times. (mg2)

Tags: Inggrismeghan marklepangeran harryRaja Charles III

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.