• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Korsel Janjikan Dorongan Akhir untuk Perdamaian dengan Korut

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 3 Januari 2022 - 16:05
in Internasional
korsel

Arsip foto - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat ia pergi meninggalkan konferensi tingkat tinggi di desa gencatan senjata Panmunjom, Korea Utara, dalam foto yang disiarkan oleh Istana Kepresidenan Blue House, Sabtu (26/5/2018). Antara/Reuters/HO-The Presidential Blue House/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in pada Senin (3/1) berjanji untuk menggunakan bulan-bulan terakhir pemerintahannya untuk mendorong terobosan diplomatik demi perdamaian dengan Korea Utara (Korut).

Dorongan itu dilakukan Moon meskipun tidak ada respons dari Pyongyang atas upayanya untuk deklarasi perdamaian antara kedua belah pihak.

BacaJuga:

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

“Pemerintah akan mengejar normalisasi hubungan antar-Korea dan jalur perdamaian yang tidak dapat diubah sampai akhir,” kata Moon dalam pidato tahun baru terakhirnya sebelum masa jabatan lima tahunnya sebagai presiden berakhir pada Mei 2022.

Baca Juga : Kali Ini Warga Korsel Membelot ke Korut, Kenapa?

“Saya berharap upaya dialog akan berlanjut di pemerintahan berikutnya juga,” ujar Moon.

Sementara itu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pidatonya pada malam tahun baru tidak menyebutkan sama sekali tentang seruan Moon untuk sebuah deklarasi yang secara resmi mengakhiri Perang Korea 1950-1953. Kim juga tidak menyebut tentang pembicaraan denuklirisasi yang terhenti dengan Amerika Serikat.

Moon sebelumnya telah mengadakan beberapa pertemuan tingkat tinggi dengan Kim, termasuk sekali di Pyongyang, selama negosiasi yang berlangsung tergesa-gesa pada 2018 dan 2019.

Namun, pembicaraan antara kedua Korea terhenti di tengah ketidaksepakatan atas tuntutan internasional agar Korea Utara menyerahkan gudang senjata nuklirnya, sementara Pyongyang menyerukan agar Washington dan Seoul dapat meringankan sanksi dan menghapus “kebijakan bersifat bermusuhan” lainnya.

Baca Juga : Presiden Korsel Ampuni Eks Presiden Park Geun-Hye

Moon sedang mendorong “deklarasi akhir perang” sebagai cara untuk memulai kembali negosiasi yang macet dengan Korut dan pemerintahannya telah mengisyaratkan untuk diskusi jalur belakang.

Namun, Korea Utara belum secara terbuka menanggapi desakan terbaru pemerintahan Moon itu, dan Amerika Serikat mengatakan mendukung gagasan itu tetapi mungkin tidak setuju dengan Korsel mengenai pemilihan waktunya.

“Memang benar bahwa jalan masih panjang,” kata Moon mengakui, tetapi ia juga berpendapat bahwa jika hubungan antar-Korea membaik, masyarakat internasional akan mengikuti.

Moon mengatakan jangkauannya ke Korea Utara telah dimungkinkan dengan membangun militer besar yang membantu membuat Korea Selatan lebih aman.

“Perdamaian mungkin terjadi dalam kondisi keamanan yang kuat,” katanya.

Pandemi Covid-19 membayangi kebuntuan pembicaraan Korea Selatan dengan Korea Utara, ketika Pyongyang menerapkan penguncian yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara itu.

Sementara Moon menghadapi tekanan di dalam negeri untuk meredam wabah virus corona besar pertama di luar China pada awal 2020.

Sejak itu, Korea Selatan menggunakan pelacakan dan penelusuran yang agresif, serta aturan jarak sosial dan kampanye vaksinasi yang sempat terlambat tetapi menyeluruh untuk menjaga jumlah kasus dan kematian akibat COVID-19 tetap relatif rendah menurut standar global. (arm)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: kim jong unKorea SelatanKorea UtaraMoon Jae-inpresiden korea selatan

Berita Terkait.

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41
KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI
Internasional

KPTDP Gandeng Tony Blair Percepat Pemerintahan Digital Berbasis AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:44

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2057 shares
    Share 823 Tweet 514
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3141 shares
    Share 1256 Tweet 785
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.