• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inggris Catat Rekor Baru Kasus Covid-19 saat London Diserbu Omicron

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 25 Desember 2021 - 14:48
in Internasional
london

Warga berjalan di dekat pusat vaksinasi Covid-19 sementara di stadion Chelsea, Stamford Bridge, di London, Inggris, 18 Desember 2021. Antara/Reuters/David Klein/pras/djo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris melaporkan rekor tertinggi kasus harian Covid-19 pada Jumat saat angka prakiraan baru menunjukkan sebagian besar penduduk London membawa virus corona.

Prakiraan itu menandakan varian Omicron semakin menyebar dengan cepat.

BacaJuga:

Pelayanan Publik Indonesia Tuai Pengakuan Dunia, Menteri PANRB Tekankan Keberlanjutan Inovasi

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Penyebaran cepat Omicron telah memicu lonjakan kasus selama sepekan, khususnya di ibu kota.

Sekitar satu dari 20 warga London kemungkinan sudah terinfeksi Covid-9 pada 16 Desember dan prakiraan awal yang masih dapat direvisi menunjukkan rasio itu bisa menjadi satu dari 10 orang pada Minggu, menurut studi Badan Statistik Nasional Inggris (ONS), Jumat.

Banyak industri dan jaringan transportasi beroperasi dengan staf terbatas lantaran pekerja yang sakit harus menjalani isolasi mandiri, sementara rumah sakit di Inggris sudah diperingatkan tentang risiko dampaknya terhadap keselamatan pasien.

Baca Juga: Kasus Varian Omicron Pertama di Indonesia

Namun, Perdana Menteri Boris Johnson pada Selasa (21/12/2021), mengesampingkan rencana pembatasan yang baru sebab tingkat keparahan dan rawat inap akibat Omicron dinilai belum pasti, Sabtu (25/12/2021), seperti dikutip Antara.

Dengan kebijakan itu dia mempertaruhkan modal politik cukup besar dengan menganggap Natal 2021 “jauh lebih baik” daripada tahun sebelumnya.

Data pemerintah menunjukkan 122.186 kasus baru, naik dari 119.789 kasus pada Kamis (23/12/2021) dan menandai hari ketiga yang melampaui 100 ribu kasus.

Meski penelitian baru tentang Omicron menunjukkan varian itu memiliki tingkat rawat inap yang lebih rendah dari varian Covid-19 sebelumnya, pejabat kesehatan tetap mewaspadai kemungkinan yang bisa terjadi.

“Ada secercah harapan Natal, tetapi itu jelas bukan titik di mana kita bisa menurunkan ancaman serius itu,” kata Kepala Badan Ketahanan Kesehatan Inggris Jenny Harries kepada BBC.

“Apa yang kita dapat sekarang adalah keseimbangan yang sangat baik antara sesuatu yang sepertinya membawa risiko rawat inap lebih rendah– yang merupakan berita gembira– namun juga dengan tingkat penularan tinggi dan sesuatu yang kita tahu dapat mengurangi pertahanan imunitas kita,” katanya.

Pada Jumat (24/12/2021) pemerintah melaporkan 137 kematian baru dalam 28 hari setelah para pasien terbukti positif Covid-19, turun dari 147 pada Kamis (23/12/2021). Total kematian selama pandemi mencapai 147.857 yang merupakan angka tertinggi di Eropa.

ONS mengatakan prevalensi meningkat di seluruh wilayah Inggris. Skotlandia memiliki tingkat infeksi terendah, yakni satu per 65 orang pada 19 Desember.

Prakiraan ONS menunjukkan satu per 35 orang di Inggris— setara dengan 1,54 juta orang– terinfeksi Covid-19 dalam waktu 6 hari hingga 19 Desember.

Prakiraan awal untuk hari-hari berikutnya menunjukkan angka itu bisa meningkat ke lebih dari 2 juta orang pada Minggu, atau satu per 25 orang. (mg3)

Sumber: Reuters

Tags: InggrisLondonOmicronpandemi covid-19

Berita Terkait.

Rini
Internasional

Pelayanan Publik Indonesia Tuai Pengakuan Dunia, Menteri PANRB Tekankan Keberlanjutan Inovasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:46
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat
Olahraga

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman enggan membahas masa depannya setelah De Oranje tersingkir di babak 32 besar Piala...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
Pemain-Brasil

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.