• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AstraZeneca Teliti Dampak Varian Baru Covid Terhadap Vaksin Buatannya

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 27 November 2021 - 20:43
in Internasional
vaksinasi-astrazeneca

Botol dengan stiker bertuliskan,"Covid-19/vaksin Coronavirus/Injeksi" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang diperlihatkan dalam ilustrasi(31/10/2020). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/aa.(REUTERS/DADO RUVIC)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Produsen AstraZeneca pada Jumat(26/11) mengatakan sedang mempelajari dampak vaksin baru Covid-19 yang menyebar cepat di Afrika Selatan terhadap vaksin dan koktail (campuran) antibodi buatannya, berharap kombinasi obat tersebut akan menjaga kekuatan vaksin.

Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) pada Jumat menetapkan varian baru Covid-19 B11529 yang ditemukan di Afrika Selatan dengan mutasi yang besar, sebagai” varian yang diwaspadai”.

BacaJuga:

85 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Banjir dan Longsor di Sri Lanka, 56 Orang Tewas dan 21 Masih Hilang

Dua WNI Meninggal dalam Kebakaran Besar di Hong Kong

AstraZeneca telah mendistribusikan 2 miliyar dosis vaksin ke seluruh dunia, meski pada Februari penggunaannya di Afrika Selatan sempat dihentikan karena terbukti berikan sedikit perlindungan terhadap penyakit ringan hingga sedang yang diakibatkan varian Beta.

Pada saat itu varian Beta menjadi dominan di negara tersebut.

“Seperti halnya kemunculan varian baru, kami sedang memeriksa B11529 untuk lebih memahami itu serta dampaknya terhadap vaksin,” tutur AstraZeneca melalui pernyataan. Pihaknya juga mengaku sedang melakukan penelitian di Botswana dan Eswatini untuk mengakulasi data.

“Itu akan memungkinkan kami untuk menghimpun data dunia nyata Vaxzevria terhadap varian baru virus ini.”

Perusahaan farmasi Anglo-Swedia itu menerangkan bahwa vaksin buatannya terbukti jitu melawan semua varian SARS-CoV-2 yang diwaspadai.

AstraZeneca mengatakan pihaknya bersama Universtas Oxford telah mengembangkan sebuah platform vaksin untuk merespons varian baru dengan cepat.

Produsen itu sebelumnya mengatakan sedang membuat vaksin varian yang lebih menargetkan varian Beta.

Walaupun sejumlah ilmuwan telah menyatakan keprihatinan bahwa mutasi pada protein lonjakan mungkin menghindari kekuatan obat antibodi monoklonal, campuran obat buatan AstraZeneca mungkin menjaga efikasinya, tutur perusahaan itu.

“Kami juga sedang menguji kombinasi antibodi jangka panjang AZD7442 buatan kami terhadap varian baru ini dan berharap AZD7442 bakal mempertahankan efikasinya karena terdiri atas 2 antibodi kuat dengan aktivitas berbeda dan saling mengimbangi untuk melawan virus,” tuturnya, seperti dikutip Antara, Sabtu (27/11/2021). (mg4)

Tags: AstraZenecavaksin
Berita Sebelumnya

Kemenko Perekonomian: Sinergi Pusat-Daerah Sukseskan Kartu Prakerja

Berita Berikutnya

Empat Napi Bandar Narkoba dari Lapas Kelas I Makassar Dipindahkan ke Nusakambangan

Berita Terkait.

jir
Internasional

85 Orang Tewas Akibat Banjir Parah di Thailand

Jumat, 28 November 2025 - 18:30
banjir
Internasional

Banjir dan Longsor di Sri Lanka, 56 Orang Tewas dan 21 Masih Hilang

Jumat, 28 November 2025 - 17:50
kebakaran-hongkong
Internasional

Dua WNI Meninggal dalam Kebakaran Besar di Hong Kong

Kamis, 27 November 2025 - 17:20
aviasi
Internasional

Indonesia Diproyeksikan Jadi Pasar Aviasi Terbesar Keempat Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 12:50
kopi
Internasional

KBRI Bern Targetkan Peningkatan Ekspor Kopi RI ke Swiss

Rabu, 26 November 2025 - 12:02
mobil
Internasional

Mobil Khusus Paus Fransiskus Diubah Jadi Klinik Berjalan untuk Gaza

Rabu, 26 November 2025 - 11:42
Berita Berikutnya
napi

Empat Napi Bandar Narkoba dari Lapas Kelas I Makassar Dipindahkan ke Nusakambangan

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.