• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Akan Nilai Hubungan Pakistan Atas Masa Depan Afghanistan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 14 September 2021 - 12:13
in Internasional
indoposco

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberi penghormatan kepada jenazah tentara AS yang meninggal akibat serangan bom bunuh diri di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, setibanya di Dover Air Force Base in Dover, Delaware, AS, Minggu (29/8/2021). Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Amerika Serikat (AS) akan meninjau hubungannya dengan Pakistan dalam beberapa minggu mendatang untuk merumuskan peran apa yang Washington ingin mainkan terkait Afghanistan di masa depan, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Senin (13/9).

Dalam rapat dengar pendapat publik pertama di Kongres tentang Afghanistan sejak pemerintah Afghanistan dukungan AS runtuh pada Agustus, Blinken mengatakan kepada Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat bahwa Pakistan memiliki “banyak kepentingan yang sebagian bertentangan dengan kepentingan kita.”

BacaJuga:

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

“Ini adalah (negara, red) yang terus- menerus tidak menentukan sikap soal masa depan Afghanistan. Ini adalah (negara, red) yang ikut memberi tempat perlindungan bagi para anggota Taliban… Ini adalah (negara, red) yang juga memiliki aspek- aspek berbeda dalam kerja sama dengan kita menyangkut kontraterorisme,” kata Blinken.

Ketika ditanya oleh anggota parlemen apakah sudah waktunya bagi Washington untuk menilai kembali hubungannya dengan Pakistan, Blinken mengatakan pemerintah akan segera melakukan itu.

“Ini adalah salah satu hal yang akan kami lihat dalam beberapa hari, dan minggu ke depan -peran yang telah dimainkan Pakistan selama 20 tahun terakhir, tetapi juga peran yang ingin kita lihat Pakistan mainkan di tahun-tahun mendatang dan apa yang Pakistan perlukan untuk melakukan itu,” katanya.

Penarikan pasukan AS dari Afghanistan mencapai puncaknya dengan beberapa kali melakukan penerbangan evakuasi.

Ribuan warga Afghanistan sekutu AS tidak terangkut dalam pengaturan yang tergesa-gesa itu.

Ketika itu, kesibukan evakuasi juga diwarnai dengan serangan bom bunuh diri di luar bandara Kabul hingga menewaskan 13 tentara AS dan puluhan warga Afghanistan.

Amerika Serikat dan negara-negara Barat sulit menjaga harmoni setelah Taliban menang.

Mereka enggan mengakui keabsahan kelompok Islam itu, namun harus menerima kenyataan bahwa mereka perlu berhubungan dengan Taliban guna mencegah krisis kemanusiaan yang membayangi.

Pakistan memiliki hubungan yang dalam dengan Taliban dan dituduh mendukung kelompok itu saat Taliban memerangi pemerintah dukungan AS di Kabul selama 20 tahun.

Tuduhan tersebut dibantah oleh pemerintah di Islamabad.

Pakistan juga dianggap sebagai salah satu dari dua negara, bersama dengan Qatar, yang memiliki pengaruh paling besar atas Taliban.

Banyak pemimpin senior Taliban diperkirakan melarikan diri ke Pakistan setelah AS memimpin invasi ke Afghanistan pada 2001. (mg3)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanAmerika SerikatASPakistan

Berita Terkait.

PLTN-Bushehr
Internasional

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

Kamis, 9 April 2026 - 23:25
Aher
Internasional

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Kamis, 9 April 2026 - 22:44
haji
Internasional

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Kamis, 9 April 2026 - 12:22
sukamta
Internasional

Komisi I Sambut Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Dorong Perdamaian Permanen dan Kemerdekaan Palestina

Kamis, 9 April 2026 - 11:01
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Desak Semua Pihak Hormati Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 23:43
guterres
Internasional

Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, PBB Desak Kepatuhan pada Hukum Internasional

Rabu, 8 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.