Headline

Ngeri-Ngeri Sedap Libur Nataru di Tengah Omicron

Di samping itu, juga pertimbangan memilih lokasi wisata yang kemungkinan tidak terjadi penumpukan kerumunan. Saat ini, banyak alternatif wisata terbuka menjadi salah satu pilihan.

Aturan yang dibuat sebagai syarat perjalanan menjadi bentuk pembatasan mobilitas terpenting untuk dipedomani. Selain itu, larangan cuti bagi ASN dan pegawai BUMN diharapkan mengurangi potensi lonjakan mobilitas secara drastis.

Aturan lainnya adalah penutupan alun-alun saat tahun baru dan syarat pembatasan kapasitas tempat wisata maksimal 75 persen, larangan perayaan tahun baru, penerapan ganjil genap di tempat wisata prioritas menjadi upaya untuk batasan mobilitas. Terdapat pula pembatasan tertentu untuk kegiatan seni budaya.

Berita Terkait

Pemerintah juga mendorong agar PPKM mikro dapat diterapkan di daerah yang cenderung padat penduduk maupun daerah tujuan wisata.

Sementara, tantangan yang harus dihadapi kini untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian Omicron adalah kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan di wilayah tersebut.

Sebab, risiko penularan COVID-19 di daerah padat penduduk cenderung tinggi. Selain itu di tempat wisata, masyarakat cenderung abai dengan protokol kesehatan.

“Kita harus sikapi dengan cara yang baru dan tepat, bahwa ada risiko penularan yang belum hilang, ditambah ancaman penularan Omicron,” ujar dia.

Di sisi lain, yang harus menjadi antisipasi adalah peningkatan pelaku perjalanan anak. Sebab masa libur Natal dan tahun baru juga dibarengi dengan libur sekolah.

Pemerintah telah memberi arahan untuk percepatan vaksinasi COVID-19 pada anak-anak, sebab diketahui penyebaran varian Omicron di Afrika Selatan banyak menyerang kelompok tersebut.

Terutama pada pelaku perjalanan anak, para orang tua diimbau membiasakan anak melakukan protokol kesehatan, jadi ketika anak bepergian jadi lebih terbiasa.

Sonny menekankan yang perlu dipahami masyarakat saat ini pelaku perjalanan jarak jauh harus sudah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis lengkap.

Sementara untuk anak di bawah umur 12 tahun yang belum mendapatkan vaksin lengkap, wajib didampingi orang tua yang sudah mendapat vaksin lengkap.

Dalam aturan terbaru, anak-anak dapat melakukan perjalanan, namun dengan syarat membawa PCR yang berlaku 3×24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1×24 jam untuk perjalanan darat atau laut.

Langkah-langkah persiapan menjelang libur Natal dan tahun baru di tengah penyebaran varian baru Omicron tersebut hendaknya tidak diabaikan demi keselamatan diri terhadap ancaman COVID-19 gelombang ketiga.

Hal tersebut terlebih untuk mengurangi risiko kematian akibat berlebihnya beban pada fasilitas kesehatan di Indonesia. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button