Headline

Bupati Musi Banyuasin Resmi Ditetapkan Tersangka oleh KPK

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tersangka Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), periode 2017-2022, Dodi Reza Alex (DRA) pasca operasi tangan (OTT) yang dilakukan tim KPK, Jumat (15/10/2021) malam.

Selain itu ada tiga orang lainnya juga menjadi tersangka dalam OTT yang sama yakni Herman Mayori (HM), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Banyuasin; Eddi Umari (EU), Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA)/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin dan Suhandy (SUH), Direktur PT Selaras Simpati Nusantara.

Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta didampingi Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budi dan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (16/10/2021) mengatakan pada kegiatan tangkap tangan hari Jumat (15/10/2021) sekitar pukul 11.30 WIB, tim KPK telah mengamankan 6 orang di wilayah Musi Banyuasin, Sumsel dan sekitar pukul 20.00 WIB tim KPK juga mengamankan 2 orang di wilayah Jakarta.

Delapan orang yang diamankan itu yakni DRA (Dodi Reza Alex) Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022; HM (Herman Mayori), Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin; EU (Eddi Umari), Kabid SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin; SUH (Suhandy), Swasta Direktur PT Selaras Simpati Nusantara.

Selain itu, IF (Irfan), Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin; MRD (Mursyid) ajudan Bupati; BRZ (Badruzzaman), staf ahli bupati dan AF (Ach Fadly), Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.

Alex menjelaskan, pada Jumat tanggal 15 Oktober 2021, tim KPK menerima informasi akan adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara yang disiapkan oleh SUH yang nantinya akan diberikan pada DRA melalui HM dan EU.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button