Headline

Suap Jabatan Pemkab Probolinggo, KPK Amankan Sejumlah Barang

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah dokumen, bukti elektronik, dan uang dari penggeledahan lima lokasi dalam penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan kepala desa di Pemkab Probolinggo pada 2021.

“Tim penyidik, Kamis (2/9/2021) telah selesai melakukan penggeledahan pada beberapa tempat di wilayah Probolinggo, Jawa Timur. Dari kegiatan ini, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen, bukti elektronik, dan sejumlah uang,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Dia mengatakan, terhadap barang-barang yang diamankan tersebut selanjutnya akan segera dianalisa untuk dilakukan penyitaan sebagai barang bukti kasus tersebut.

Lima lokasi yang digeledah, yaitu rumah pribadi Bupati Probolinggo, rumah dinas Bupati Probolinggo, Kantor Bupati Probolinggo, Kantor Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dan Kantor Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Diketahui, KPK total menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus tersebut. Sebagai penerima, yakni Bupati Probolinggo periode 2013-2018 dan 2019-2024 Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya, yakni Anggota DPR RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 dan pernah menjabat sebagai Bupati Probolinggo 2003-2008 dan 2008-2013 Hasan Aminuddin (HA).

Kemudian, Doddy Kurniawan (DK) selaku Aparatur Sipil Negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo dan Muhammad Ridwan (MR) selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho’im (KO).

Selanjutnya, Ahkmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button