Headline

KA Bandara Dapat Subsidi, Ini Kata Dewan

INDOPOSCO.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berharap pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan bantuan berupa subsidi tarif untuk kereta api bandara demi kemudahan para pelanggan.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Sigit Sosiantomo menilai KA Bandara tidak bisa mendapatkan subsidi karena tidak termasuk kereta api dengan layanan mininum. Selain dinilai tidak tepat, juga berpotensi melanggar UU No.23/2007 tentang Perkeretaapian.

“Sesuai dengan UU Perkeretaapian, PSO diberikan untuk kereta api ekonomi dengan layanan minimum. Sementara KA bandara apakah termasuk KA ekonomi dengan layanan minimum? Jika melihat fasilitasnya seperti jumlah seat/gerbong, fasilitas TV LED dan wifi gratis, KA bandara tidak bisa dikategorikan sebagai kereta api dengan layanan minimum yang bisa mendapat Public Service Obligation (PSO) atau subsidi,” ujar Sigit Sosiantomo dalam keterangan, Senin (15/2/2021).

Ia menilai pemberian PSO untuk KA Bandara tidak tepat. Apalagi saat ini jumlah penumpang pesawat anjlok akibat pandemi. Di sisi lain, pemberian PSO pada KA bandara juga berpotensi mematikan bisnis bus dan travel yang menuju bandara.

“Saat penumpang pesawat anjlok sampai lebih dari 50 persen apakah PSO KA Bandara ada manfaatnya? Penumpang pesawatnya saja berkurang. Apalagi, banyak moda transportasi lain ke bandara yang lebih murah seperti bus Damri. Dan kalau sampai tiket KA lebih murah dari bus, ini sama saja membunuh moda transportasi lain yang tidak dapat subsidi,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button