Gaya Hidup

Dokter: Waspadai Keputihan Tidak Normal

INDOPOSCO.ID – Keputihan merupakan sesuatu yang lumrah terjadi pada perempuan. Meski demikian, kaum perempuan tetap wajib mewaspadai keputihan yang tidak normal, kata spesialis kandungan dr. Cynthia Agnes Susanto dari Universitas Indonesia.

Keputihan adalah keluarnya cairan dari alat genitalia yang bukan darah.

Ada tiga waktu di mana keputihan lazim terjadi pada perempuan usia produktif, yakni sebelum haid, sesudah haid dan menjelang ovulasi. Ini merupakan keputihan fisiologis atau normal. Ciri-cirinya adalah warna bening dengan tekstur seperti telur mentah, tekstur putih susu dan agak cloudy yang agak kental tanpa bau menyengat juga termasuk normal, kata Cynthia dalam webinar kesehatan, Sabtu.

Sementara keputihan patologis adalah keputihan yang tidak normal. “Pertama candidiasis, dia putih, kental, seperti keju. Biasanya perih dan gatal. Karena gatal kita garuk-garuk dan menimbulkan luka di organ genital luar,” jelasnya.

Candidiasis bisa sembuh sendiri. Namun, bila keputihan ini berulang dua hingga tiga kali dalam setahun, dia menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Lalu, keputihan akibat bakteri yang warnanya putih tapi lebih encer. Warnanya juga bisa keabuan. Ciri utamanya adalah bau amis. Bakterial Vaginosis ini sering terjadi akibat perubahan pH pada vagina. Perubahan pH ini membuat koloni bakteri dan jamur mudah berkembang biak di organ kewanitaan.

Kemudian, Trichomonas yang memiliki ciri kuning kehijauan yang bisa diakibatkan infeksi menular seksual. Keputihan jenis ini sangat berbau.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button